Olahraga equestrian seringkali tidak hanya menjadi sekadar hobi, tetapi juga mampu bertransformasi menjad jalur profesional.
Dilihat dari profil Instagram pribadinya, Sharonia Patricia Paruntu merupakan salah satu figur wanita yang mendedikasikan waktu dan ketekunannya secara penuh di dunia berkuda.
Kecintaan Sejak Dini
Menurut informasi dari laman media daring Nosel, ketertarikan Sharonia pada dunia kuda bukanlah hal yang baru.
Perempuan berdarah Tomohon, Manado ini diketahui sudah mengenal dan menyukai aktivitas menunggang kuda sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar.
Sharonia tidak hanya memiliki ketertarikan mendalam pada olahraga equestrian, tetapi juga aktif melakukan kegiatan fisik lain seperti menyelam dan bermain golf.
Kecintaannya pada dunia olahraga dan kompetisi ternyata sudah tumbuh sejak lama.

Disebutkan bahwa Sharonia sebelumnya juga merupakan seorang petarung bela diri yang sempat mewakili sasana pelatihannya sebagai atlet Muaythai pada 2014 silam.
Meskipun sudah mengenal sejak kecil, ia baru benar-benar mendalami olahraga ekuestrian secara intensif dalam beberapa tahun terakhir.
Sharonia kini secara konsisten menghabiskan waktunya di arena untuk mematangkan teknik berkudanya.
Bangkit dari Cedera
Perjalanannya di atas pelana kuda tentu tidak selalu berjalan mulus.
Mengutip sumber yang sama, Sharonia bahkan sempat mengalami cedera serius, yakni patah tulang pada lengan kanannya saat sedang berlatih.
Insiden tersebut memaksanya untuk menjalani tindakan operasi medis dan harus vakum sementara waktu dari segala aktivitas di arena.
Namun, masa pemulihan dan bayang-bayang trauma itu sama sekali tidak menyurutkan keberanian maupun semangatnya terhadap olahraga ini.
Konsistensi dan Torehan Prestasi
Kini, Sharonia telah kembali berlatih secara penuh dan membuktikan ketangguhannya di arena.

Ia mulai menunjukkan konsistensi performa dalam berbagai kompetisi. Sharonia juga tercatat aktif mengikuti sejumlah ajang show jumping, termasuk kejuaraan Giovas Cup yang digelar di kawasan Bogor.
Tak sampai disitu, Sharonia juga berhasil meraih podium dalam beberapa kompetisi.
Salah satunya momen kemenangan sembari menggigit medali yang diunggah di akun Instagram pribadinya: “Victory is sweet, but the journey is hell yet unforgettable.”
Sharonia Patricia diketahui meraih Juara 1 dalam ajang Kejuaraan Berkuda Piala Panglima TNI 2024, sebuah kompetisi nasional bergengsi yang diselenggarakan pada 19–22 Desember 2024 di Arena Sanggabuana Denkavkud Pussenkav, Parongpong, Bandung Barat.
Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79 TNI dan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari dressage, show jumping, hingga ketangkasan berkuda militer.
Meskipun detail kelas spesifik yang diikuti tidak dipublikasikan secara luas, posisi Sharonia di podium utama menegaskan kapasitasnya sebagai atlet yang kompetitif di level nasional.

Dokumentasi lain juga menunjukkan keikutsertaannya dalam ajang Shark Anantya Event pada tahun 2025, di mana ia tampil kompetitif bersama peserta lainnya.
Ungkapan yang ia tuliskan di media sosial tersebut seolah merangkum seluruh proses yang ia jalani bahwa di balik kemenangan, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan dan tak terlupakan.
Lahirkan Jenama Stallion Reinc
Di luar kompetisi, kecintaan Sharonia yang begitu mendalam terhadap dunia equestrian rupanya turut menumbuhkan naluri kewirausahaannya.
Ia diketahui merupakan sosok penting di balik jenama Stallion Reinc yang fokus menjual pakaian hingga perlengkapan berkuda.
Dedikasi Sharonia di dunia olahraga berkuda serta kelihaiannya melihat kebutuhan fesyen di komunitas berkuda menjadikan sosoknya sangat inspiratif.
Kisahnya membuktikan bahwa ketekunan di arena equestrian mampu membawanya tidak hanya tangguh sebagai penunggang, tetapi juga sukses membangun bisnis yang mendukung kemajuan olahraga itu sendiri.










