Kejuaraan Panahan Berkuda Walikota Cup Banjarmasin 2026 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR di Lapangan Sepak Bola, Banjarmasin Selatan.
Adapun acara tersebut sekaligus menjadi rangkaian dalam menuju perayaan 500 Tahun kota seribu sungai itu.
Wali Kota Banjarmasin, Yamin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan walikota cup tahun ini.
Menurutnya, ajang ini perdana digelar dan terbesar bagi olahraga tradisional panahan berkuda (Horseback Archery) di Kota Banjarmasin.
“Alhamdulillah hari ini seremoni pembukaan kejuaraan berkuda memanah pertama di kota ini. Antusias masyarakat banyak sekali yang datang melihat. Dan semoga berjalan lancar karena besok akan dimulai pertandingannya,” ungkapnya dikutip pada Sabtu (25/4/2026).
Yamin menjelaskan, kejuaraan ini diharapkan tidak hanya sekedar menjadi ajang kompetisi.
Lebih dari itu, masyarakat bisa memanfaatkan sebagai destinasi wisata olahraga.
“Harapan kita nanti dari olahraga berkuda ini, bisa menjadi salah satu destinasi wisata, masyarakat bisa melihat, dan belajar naik kuda,” bebernya.
“Kita juga ingin mencari bibit-bibit atlet. Di Banjarmasin kita sudah punya raihan medali emas, namun mungkin selama ini belum terlalu terlihat. Dengan adanya tempat di sini, pembinaan bisa lebih maksimal,” imbuh Yamin.
Walikota Cup Panahan Berkuda Diikuti Ratusan Peserta
Diketahui, ratusan peserta yang mengikuti kejuaraan ini tak hanya dari Kalimantan Selatan.
Mereka yang hadir tercatat dari Kalimantan Timur dan yang paling jauh dari wilayah Jawa Timur.
Sementara, Ketua Pordasi Kota Banjarmasin, Sheila Putri Mahardika mengatakan peserta yang mengikuti kejuaraan ini total ada 101 dari berbagai kategori yang dilombakan.
Menurutnya, jumlah ini menujukkan antusias yang luar biasa dari para peserta untuk mengikuti ajang ini.
“Kita ada enam kategori. Untuk memanah cepat ada tiga kategori yaitu sitting trot, trot, dan canter. Dan juga untuk memanah berkudanya juga sama. Untuk yang mengikuti HBA (Horseback Archery) totalnya ada 36 peserta, dan untuk kategori fast shooting mencapai 106 pendaftaran,” katanya.
Sheila juga menjelaskan, ajang kejuaraan ini tidak akan berhenti pada tahun ini.
Adanya arahan dari Ketua Pordasi Kalsel untuk keberlanjutan kejuaraan ke depannya, ia berkomitmen untuk melaksanakan ajang ini digelar setiap tahunnya.
“Sesuai arahan Ketua Provinsi Pordasi Kalsel, ajang ini harus berlanjut. Insyaallah ke depannya akan ada piala bergilir. Jadi dalam satu tahun, kegiatan ini akan terus berkelanjutan,” pungkasnya.









