berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Populer di Dunia! Begini Perbedaan Gaya Western dan Inggris pada Kompetisi Berkuda

by Redaksi Penulis
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda, Kompetisi, Pacuan Kuda
0
Home Berita Nasional

Dunia berkuda menawarkan dua gaya utama yang sangat populer, yaitu Western dan Inggris.

Meskipun keduanya memiliki prinsip dasar yang serupa dalam hal keseimbangan, cara interaksi antara penunggang dan kuda memiliki perbedaan yang signifikan.

Memilih di antara keduanya sering kali bergantung pada tujuan akhir, apakah untuk rekreasi santai atau kompetisi atletik yang presisi.

Gaya Western berakar kuat dari tradisi para penggembala ternak dan pekerja peternakan di Amerika Serikat.

Pelana Western dirancang besar dan kokoh dengan adanya tanduk di bagian depan yang berfungsi untuk melilitkan tali atau sekadar pegangan.

Mengutip laman Trinity River Farm, gaya ini sangat menonjol dalam disiplin kerja lapangan serta ajang ketangkasan cepat seperti rodeo dan balap barel yang sangat ikonik.

Keuntungan utama dari gaya Western adalah stabilitasnya yang tinggi berkat ukuran pelana yang lebar dan empuk.

Berat badan penunggang terdistribusi secara merata di punggung kuda, sehingga sangat nyaman untuk perjalanan jauh di alam terbuka.

Selain itu, bagi pemula, gaya ini dianggap lebih mudah dipelajari karena posisi duduk yang lebih dalam memberikan rasa aman yang lebih besar saat kuda bergerak.

Namun, gaya Western juga memiliki kekurangan, terutama pada bobot perlengkapannya yang cenderung berat.

Mengangkat pelana Western yang tebal ke punggung kuda bisa menjadi tantangan tersendiri bagi beberapa orang.

Selain itu, karena postur kuda Western yang cenderung menunduk, penunggang mungkin akan merasa sedikit kesulitan saat mencoba melakukan manuver yang memerlukan kontrol.

Di sisi lain, gaya Inggris berasal dari tradisi Eropa yang lebih formal dan teknis.

Pelananya jauh lebih kecil dan tipis, hal tersebut dirancang agar penunggang bisa duduk sedekat mungkin dengan punggung kuda.

Kontak yang erat ini memungkinkan komunikasi yang lebih halus melalui kaki dan posisi duduk, sehingga kuda dapat merespons perintah dengan sangat akurat.

Kelebihan gaya Inggris terletak pada fleksibilitas dan bobotnya yang ringan sehingga mudah untuk dipasang.

Gaya ini menjadi standar emas dalam disiplin bergengsi seperti dressage, show Jumping, dan eventing yang memerlukan presisi tinggi.

Berkuda gaya Inggris juga melatih fokus karena penunggang harus terus menjaga postur tubuh tetap tegak dan terkendali sepanjang waktu sesi latihan.

Meskipun elegan, gaya Inggris menuntut fisik yang lebih prima karena adanya teknik posting atau bangkit dari pelana saat kuda berlari kecil (trot).

Hal ini bisa sangat melelahkan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan intensitas fisik tersebut.

Selain itu, dengan jumlah perlengkapan yang lebih mendetail, proses persiapan sebelum menunggangi kuda biasanya memakan waktu sedikit lebih lama dibandingkan dengan gaya Western yang lebih praktis.

Tags: amerikaBerkudagaya berkudagaya western dan inggrisinggriskompetisi berkudakudaOlahraga Berkudawestern
Previous Post

Mengenal Jenis Tapal Kuda: Kunci Penting Kesehatan dan Performa di Arena

Next Post

Bulan Depan, Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 Siap Sajikan 18 Race Berhadiah Total Rp620 Juta

Next Post
Bulan Depan, Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 Siap Sajikan 18 Race Berhadiah Total Rp620 Juta

Bulan Depan, Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 Siap Sajikan 18 Race Berhadiah Total Rp620 Juta

Panggung Elite Pacuan Kuda Nasional Kembali Dibuka, Seri 2 Triple Crown dan Piala Raja Mangkunegara Siap Digelar

Panggung Elite Pacuan Kuda Nasional Kembali Dibuka, Seri 2 Triple Crown dan Piala Raja Mangkunegara Siap Digelar

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Unggahan Facebook Jones Paendong

Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026

September 11, 2026
Dokumentasi Indonesia Olympic Commitee

Berikut Daftar Nama Para Atlet dan Kuda Tim Equestrian Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026

July 17, 2026
Sederet Fakta Menarik Mustang: Sang Kuda Liar yang Menolak Tunduk!

Sederet Fakta Menarik Mustang: Sang Kuda Liar yang Menolak Tunduk!

February 6, 2026
Dokumentasi Unggahan Facebook Prince Star Stable

Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso

September 10, 2026
Dokumentasi Youtube Sekretariat Presiden

Lepas Atlet RI ke Asian Games 2026 di Istana,Prabowo Kenang Heroisme Atlet Berkuda di SEA Games

September 9, 2026
Dokumentasi Unggahan Facebook Jones Paendong

Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026

0
Dokumentasi Unggahan Facebook Prince Star Stable

Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso

0
Dokumentasi Youtube Sekretariat Presiden

Lepas Atlet RI ke Asian Games 2026 di Istana,Prabowo Kenang Heroisme Atlet Berkuda di SEA Games

0
Dokumentasi Youtube Sekretariat Presiden

Prabowo Janjikan Bonus Rp 3 M ke Atlet RI Peraih Emas di Asian Games 2026

0
Dokumentasi Instagram noc.indonesia

Ketum KOI dan Menpora Mengukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026

0
Dokumentasi Unggahan Facebook Jones Paendong

Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026

September 11, 2026
Dokumentasi Unggahan Facebook Prince Star Stable

Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso

September 10, 2026
Dokumentasi Youtube Sekretariat Presiden

Lepas Atlet RI ke Asian Games 2026 di Istana,Prabowo Kenang Heroisme Atlet Berkuda di SEA Games

September 9, 2026
Dokumentasi Youtube Sekretariat Presiden

Prabowo Janjikan Bonus Rp 3 M ke Atlet RI Peraih Emas di Asian Games 2026

September 9, 2026
Dokumentasi Instagram noc.indonesia

Ketum KOI dan Menpora Mengukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026

September 9, 2026

Popular

  • Dokumentasi Unggahan Facebook Jones Paendong

    Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepas Atlet RI ke Asian Games 2026 di Istana,Prabowo Kenang Heroisme Atlet Berkuda di SEA Games

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Janjikan Bonus Rp 3 M ke Atlet RI Peraih Emas di Asian Games 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum KOI dan Menpora Mengukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026
  • Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso
  • Lepas Atlet RI ke Asian Games 2026 di Istana,Prabowo Kenang Heroisme Atlet Berkuda di SEA Games

Recent News

Dokumentasi Unggahan Facebook Jones Paendong

Mengenang Sang Legenda: Monumen Milord Bersolek Jelang Kejurnas PORDASI Ke-60 Seri II 2026

September 11, 2026
Dokumentasi Unggahan Facebook Prince Star Stable

Sulut Derby 2026 Digeser ke 26 September, Kuda-Kuda Pacu Mulai Genjot Latihan di Tompaso

September 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News