Panggung olahraga multievent terbesar di benua Asia siap kembali digelar dengan membawa angin segar bagi para pencinta olahraga Equestrian.
Mengutip unggahan akun Instagram @kabarsports_id, cabang olahraga berkuda dipastikan masuk ke dalam daftar resmi pertandingan pada perhelatan Asian Games 2026.
Menurut informasi dari laman resmi FEI (Federasi Olahraga Berkuda Internasional), kejuaraan olahraga edisi ke-20 ini secara umum dijadwalkan akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang.
Namun secara spesifik, kompetisi untuk seluruh disiplin olahraga berkuda akan difokuskan dan digelar di fasilitas berstandar tinggi milik JRA Equestrian Park yang terletak di Tokyo.
Kepastian masuknya cabang olahraga berkuda dalam program tersebut memberikan dorongan motivasi yang besar bagi para atlet nasional.
Momentum ini dinilai sangat krusial sebagai wadah pembuktian kemampuan atlet berkuda Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara raksasa di tingkat benua.
Target Tinggi Asosiasi
Menanggapi jadwal kompetisi yang semakin dekat, pihak Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) turut bergerak cepat.
Dikutip dari sumber lain, asosiasi saat ini tengah fokus mematangkan rancangan kompetisi dan program pembinaan atlet nasional menuju ajang di Jepang tersebut.
Menurut pihak asosiasi, program pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan merupakan kunci utama keberhasilan di arena.
Langkah strategis ini sangat diperlukan untuk memastikan kualitas rider dan kuda asal Indonesia benar-benar matang sebelum melompat ke panggung global.
Pihak Pordasi juga menekankan bahwa target yang ingin dicapai tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi di Jepang saja.
Kesiapan di ajang Asian Games 2026 ini diproyeksikan sebagai batu loncatan yang kuat agar atlet Equestrian Indonesia mampu menembus kualifikasi Olimpiade Los Angeles pada tahun 2028 mendatang.
Pemusatan Latihan Atlet
Sejalan dengan visi besar federasi, sejumlah atlet kuda andalan Tanah Air pun mulai memanaskan mesin kompetisi mereka.

Salah satu bentuk persiapan nyata ditunjukkan oleh atlet muda berprestasi, Arserl Rizki Brayudha, yang baru-baru ini sukses mendominasi ajang kejuaraan lompat rintangan di tingkat nasional.
Peraih medali emas pada SEA Games 2025 tersebut menyatakan bahwa berbagai kompetisi lokal yang ia ikuti murni sebagai pemanasan.
Ia menekankan bahwa tujuan utamanya saat ini adalah membawa pulang medali dari ajang bergengsi Asian Games di Tokyo mendatang.
Mengingat tingginya level kompetisi di tingkat Asia, persiapan mandiri di dalam negeri saja dirasa belum cukup.
Oleh sebab itu, pihak pelatih telah merencanakan program pemusatan latihan secara intensif di Jerman untuk menambah jam terbang para atlet dalam menghadapi rintangan yang lebih sulit.
Pengalaman bertanding di benua Eropa tersebut diharapkan mampu mendongkrak performa dan kematangan mental para rider saat turun di ajang sebenarnya.
Dengan persiapan berlapis dari sisi Federasi maupun atlet, cabang olahraga berkuda diyakini siap menjadi salah satu lumbung prestasi bagi kontingen Indonesia.










