Nama Icad kini makin dikenal di dunia horseback archery atau panahan berkuda.
Atlet asal Garut yang berlatih di bawah naungam Sudirman Stable ini terus menorehkan prestasi.
Bukan hanya sekadar hobi, Icad membuktikan kalau fokus dan latihan keras bisa membawanya melaju jauh dari tingkat nasional sampai ke panggung internasional.
Melansir unggahan Instagram Sudirman Stable, Icad belum lama sukses menunjukkan kelasnya di ajang Liga Memanah Berkuda Indonesia Seri 1 2026 di Banten.
Turun di kategori Senior Class, ia berhasil menyabet gelar juara pertama.
Kecepatan lari kuda dan akurasi panahnya yang tepat sasaran jadi kunci utama mengapa ia bisa mengalahkan lawan-lawan tangguh lainnya di seri pembuka pada tahun ini.
Sebelum juara di Banten, Icad sudah lebih dulu mengoleksi banyak piala di tahun 2025.
Ia tercatat pernah naik podium kedua di Pangandaran Cup dan meraih medali perunggu saat seleksi atlet Jawa Barat di Bali.
Deretan prestasi ini menunjukkan bahwa Icad adalah atlet yang sangat konsisten dan selalu memberikan yang terbaik di setiap kompetisi yang ia ikuti.
Hebatnya lagi, kemampuan Icad juga sudah diakui di luar negeri. Pada ajang DAF Thailand 2025, ia berhasil menduduki peringkat ke-5 untuk kategori Raid.
Di sana, ia berhadapan langsung dengan atlet-atlet hebat dari Malaysia, Thailand, Jepang, hingga Taiwan.
Meski persaingannya sangat ketat, Icad terbukti mampu bersaing di level elit dunia.
Perjalanan Icad untuk sampai di titik ini sebenarnya sudah dimulai sejak lama.
Pada tahun 2023 lalu, ia juga sempat masuk dalam jajaran elite dengan menempati peringkat ke-8 di Kejuaraan Nasional Pordasi untuk kategori Indonesian Style.
Pengalaman demi pengalaman itulah yang membentuk mental bertandingnya jadi sekuat sekarang.
Di balik kesuksesannya sebagai atlet, Icad ternyata adalah seorang pengusaha.
Meski sibuk mengurus bisnis, ia selalu menyempatkan diri untuk latihan rutin.
Baginya, disiplin dan menjaga mental juara adalah hal wajib. Icad membuktikan kalau kesibukan kerja bukan alasan untuk berhenti mengejar prestasi di bidang olahraga yang ia cintai.










