“Terus jaga ketenangan, percaya pada kemampuan, dan berikan yang terbaik hingga garis akhir,”
Tim Jumping Indonesia telah resmi menyelesaikan rangkaian pertandingan dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 1–4 Oktober.
Skuad Merah Putih diperkuat oleh Dirga Wira Ramadhan Saputra, Marco Hence Wowiling, Arserl Rizki Brayudha, dan Rahman Setiawan.
Rahman masuk menggantikan Brayen Brata Coolen yang berhalangan tampil akibat cedera.
Pada nomor Jumping Beregu yang diikuti oleh 10 negara, Indonesia mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat ke-7.
Perjuangan berlanjut ke nomor Jumping Individual. Dua atlet Indonesia, yakni Arserl Rizki Brayudha menunggangi Cavallo PB Z dan Rahman Setiawan bersama Balthargos PS, berhasil menembus Final Putaran 2 setelah masing-masing menempati posisi ke-7 dan ke-10 di Final Putaran 1.
Pada hasil akhir nomor individual, Rahman Setiawan berhasil finis di peringkat ke-11, disusul oleh Arserl Rizki Brayudha di peringkat ke-12.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir, meminta tim equestrian Indonesia tampil percaya diri di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Hal ini disampaikan Erick saat menyaksikan pertandingan babak round pada eventing team jumping dan eventing individual jumping di Equestrian Park Tokyo, Selasa (22/9/2026).
“Hari ini saya menyaksikan langsung perjuangan tim equestrian Indonesia di Asian Games 2026,” ujar Erick Thohir.
Kehadiran Pemerintah di arena pertandingan menjadi bentuk dukungan moral secara langsung guna memotivasi para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat Asia.
Erick menekankan, bahwa para atlet penting untuk menjaga mentalitas dan konsentrasi tinggi bagi mereka selama bertanding.
Menurutnya, ketenangan serta rasa percaya pada kemampuan diri menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap rintangan di arena pacuan.
“Terus jaga ketenangan, percaya pada kemampuan, dan berikan yang terbaik hingga garis akhir,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Erick mengingatkan para atlet bahwa setiap momen yang dilalui di lokasi pertandingan membawa harapan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Semangat pantang menyerah diharapkan terus menyala pada dalam diri para anggota tim equestrian Merah Putih hingga kompetisi berakhir.
“Setiap langkah dan setiap pacuan membawa satu nama Indonesia. Terus melaju dan berjuang untuk Merah Putih,” imbuhnya.






