“Hari ini saya menyaksikan langsung perjuangan tim equestrian Indonesia di Asian Games 2026,”
Dua atlet equestrian Indonesia, Arserl Rizki Brayudha dan Rahman Setiawan, berhasil memuaskan pendukung usai memastikan tiket ke babak Final nomor Jumping Individual Kategori A pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Equestrian Park.
Keberhasilan ini diraih setelah keduanya tampil impresif pada putaran pertama. Arserl Rizki Brayudha yang menunggangi kuda Cavallo PB Z tampil solid tanpa penalti dengan catatan waktu 79,75 detik, membawanya menempati peringkat ke-7.
Sementara, langkah positif ini disusul oleh Rahman Setiawan yang menunggangi Balthargos PS di posisi ke-10 dengan torehan waktu 76,66 detik dan empat poin penalti.
Babak Final Jumping Individual Kategori A diselenggarakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, yang diikuti oleh 20 rider terbaik.
Pertandingan ini sekaligus menjadi ajang pamungkas cabang olahraga Equestrian pada Asian Games 2026 dan dimulai pukul 09.30 waktu Jepang.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir, meminta tim equestrian Indonesia tampil percaya diri di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Hal ini disampaikan Erick saat menyaksikan pertandingan babak round pada eventing team jumping dan eventing individual jumping di Equestrian Park Tokyo, Selasa (22/9/2026).
“Hari ini saya menyaksikan langsung perjuangan tim equestrian Indonesia di Asian Games 2026,” ujar Erick Thohir.
Kehadiran Pemerintah di arena pertandingan menjadi bentuk dukungan moral secara langsung guna memotivasi para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat Asia.
Erick menekankan, bahwa para atlet penting untuk menjaga mentalitas dan konsentrasi tinggi bagi mereka selama bertanding.
Menurutnya, ketenangan serta rasa percaya pada kemampuan diri menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap rintangan di arena pacuan.
“Terus jaga ketenangan, percaya pada kemampuan, dan berikan yang terbaik hingga garis akhir,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Erick mengingatkan para atlet bahwa setiap momen yang dilalui di lokasi pertandingan membawa harapan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Semangat pantang menyerah diharapkan terus menyala pada dalam diri para anggota tim equestrian Merah Putih hingga kompetisi berakhir.
“Setiap langkah dan setiap pacuan membawa satu nama Indonesia. Terus melaju dan berjuang untuk Merah Putih,” imbuhnya.







