”Event Bupati Cup 2026 ini bukan sekadar ajang adu kecepatan dan ketangkasan di lintasan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah pembinaan prestasi bagi atlet dan joki lokal maupun regional untuk melatih mental, menambah pengalaman bertanding, serta mencetak bibit atlet unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional,”
Kejuaraan Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 resmi digelar di Arena Pacuan Kuda Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026).
Ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan joki sekaligus menjaring bibit-bibit unggul di cabang olahraga pacuan kuda.
Secara resmi, kejuaraan ini dibuka oleh Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma. Sebanyak 70 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur turut ambil bagian untuk menyoroti persaingan sengit antara kuda dan joki terbaik.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Lumajang, panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Babakan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi.
Yudha menegaskan bahwa Bupati Cup 2026 bukan sekadar panggung untuk menguji kecepatan dan ketangkasan di atas lintasan.
”Event Bupati Cup 2026 ini bukan sekadar ajang adu kecepatan dan ketangkasan di lintasan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah pembinaan prestasi bagi atlet dan joki lokal maupun regional untuk melatih mental, menambah pengalaman bertanding, serta mencetak bibit atlet unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Yudha.
Ia menuturkan, pembinaan olahraga yang efektif harus ditopang oleh kompetisi yang berkelanjutan.
Melalui ajang seperti Bupati Cup, para joki mendapatkan ruang untuk mengukur kemampuan teknis, memperkuat mental bertanding, dan meningkatkan kualitas diri.
Kompetisi tahun ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Jember, Banyuwangi, Pasuruan, Situbondo, Malang hingga Probolinggo.
Kehadiran joki dan tim dari berbagai daerah ini diharapkan tidak hanya memperketat iklim kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta hubungan antarwilayah di Jawa Timur melalui olahraga.
Kepada para peserta, Yudha berpesan agar selalu mengutamakan nilai-nilai kejujuran, sportivitas, dan keselamatan selama perlombaan berlangsung.
”Bertandinglah dengan semangat pantang menyerah, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan. Kemenangan sejati lahir dari proses yang jujur dan kerja keras,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap Kejuaraan Pacuan Kuda Bupati Cup dapat terus bergulir sebagai agenda tahunan yang konsisten.
Selain mencetak joki berprestasi yang siap berlaga di tingkat nasional, ajang ini diharapkan kian memperkuat eksistensi olahraga berkuda di Kabupaten Lumajang dan Jawa Timur secara luas.





