Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk: “Best Stable Management Practice” pada 14 April 2026.
Bertempat di markas besar PORDASI, JIEPP Jakarta, acara ini dipandu langsung oleh pakar kesehatan hewan, drh. Ade Octaviani.
Mengutip akun Instagram @Pordasi, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam mengenai standar pengelolaan kandang yang modern dan profesional.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, di mana komunitas olahraga berkuda dari berbagai penjuru daerah turut hadir memadati ruangan.
Peserta tidak hanya didominasi oleh pemilik kandang dan kuda, tetapi juga para praktisi yang berkecimpung langsung di lapangan.
Kehadiran mereka menunjukkan adanya semangat kolektif untuk membenahi ekosistem berkuda di Indonesia agar semakin maju.
Ketua Komisi PKRK, Prof Muladno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya seminar perdana ini di Tanah Air.
Muladno menekankan bahwa materi yang dibagikan sangat krusial dalam membuka cakrawala berpikir para pengelola olahraga berkuda.
Ke depannya, Komisi PKRK berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh komisi lain seperti Equestrian, Pacu, hingga Polo.
Dalam sesi penyampaian materi, drh. Ade Octaviani menjelaskan betapa pentingnya mengadopsi praktik manajemen yang lebih sistematis.
Fokus utama pembahasan mencakup aspek kesehatan kuda dan teknik perawatan harian agar performa hewan tetap berada di level tertinggi.
Seminar ini diharapkan menjadi bekal bagi para pemilik stable dalam meningkatkan kualitas operasional mereka secara mandiri.
Lebih lanjut, drh. Ade berharap ilmu yang didapat mampu diimplementasikan secara nyata oleh para peserta di tempat masing-masing.
Profesionalisme dalam pengelolaan ini nantinya akan menjadi tolok ukur penting dalam penilaian Stable Rating PP PORDASI.
Dengan standar yang lebih baik, reputasi dan kualitas fasilitas olahraga berkuda di Indonesia akan semakin diakui di level nasional maupun internasional.
Kesan positif juga datang dari para pelaku industri, salah satunya Anto Waskito selaku pemilik kuda Nagara Equestrian.
Ia merasa perlu untuk terus memperbarui pengetahuan mengenai perkembangan terbaru di dunia manajemen stable.
Baginya, informasi mengenai kesehatan kuda adalah bagian yang paling menarik dan sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan bisnis serta kesejahteraan kuda.
Sebagai penutup, para peserta berharap agar kegiatan edukatif serupa dapat dilaksanakan secara rutin dengan pembahasan yang lebih spesifik.
Mereka menginginkan materi yang lebih teknis dan komprehensif untuk menjawab tantangan di lapangan.
Seminar ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol solidnya komitmen para pegiat olahraga berkuda Indonesia untuk terus berkembang.












