Ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 siap mengukir sejarah baru dengan menggelar putarannya di luar Pulau Jawa untuk pertama kalinya.
Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatra Barat, terpilih menjadi saksi bisu adu ketangkasan kuda-kuda terbaik tanah air.
Hasil barrier draw merilis daftar nama peserta yang terbagi dalam 15 race, termasuk kelas draf bogie dan kuda lokal Payakumbuh. Menariknya, di luar reputasi kuda-kuda Sumatra Barat yang terkenal tangguh, perhatian justru tertuju pada deretan nama kuda yang terbilang unik dan menggelitik.
Di kelas Draf Bogie Baru, ada satu nama yang menarik perhatian yakni Bedtadin. Jika diucapkan, namanya menyerupai nama obat antiseptik yang biasa digunakan untuk membersihkan luka. Namun kuda asal Bukittinggi-Agam ini punya nama tertulis yang berbeda dengan pelafalan yang serupa.
Kemudian di kelas lokal Payakumbuh Heat I, yang mempertarungkan empat ekor kuda asli daerah itu, ada satu nama yang unik yakni Gemoyy. Kuda
betina berusaia 4 tahun ini akan bertarung dengan tiga kuda lainnya yang juga berkandang di PYK Stable. Race di hari Minggu, 23 Agustus 2026 akan menjadi saksinya, apakah kuda ini memang benar bertubuh gemuk dengan perawakan imut, seperti yang diindikasikan oleh namanya.
Pemilik kuda di Payakumbuh terbukti punya kreativitas tersendiri dalam memberi nama hewan pacuannya itu. Selain Gemoyy di Heat I, ada juga nama yang tak kalah nyentrik, ‘Putri MBG’ di Heat II. Kuda betina yang satu ini mungkin berukuran kecil dengan tinggi hanya 140 cm. Tapi warna bulunya yang coklat keemasan akan menarik pandangan.
Terlepas dari apapun kepanjangan akronim MBG di namanya, kuda yang satu ini sangat berpeluang menarik perhatian di race akhir bulan Agustus 2026 dan memuaskan dahaga penonton yang rindu akan pacuan kuda di Payakumbuh.
Tak hanya kuda Payakumbuh yang unik. Seekor kuda asal Padang Pariaman juga unik. Namanya Hello Kitty. Kemungkinan besar terinspirasi dari karakter animasi asal Jepang, tapi bukan kucing, nama ini diberikan untuk seekor kuda.
Kuda betina berusia 6 tahun ini akan bertarung di Kelas F, berhadapan dengan tiga ekor kuda lain yang juga berusia 6 tahun. Menarik menyaksikan aksi kuda pacu yang dengan nama seekor kucing animasi ini.
Sebagai informasi, gelaran bergengsi Indonesia’s Horse Racing (IHR) dijadwalkan berlangsung pada Minggu 23 Agustus 2026, dengan menyajikan total 15 race serta memperebutkan total hadiah mencapai Rp450 juta.
Kelas Derby, baik divisi I maupun II menjadi yang paling bergengsi. Total 13 ekor kuda, yang terbagi dalam dua kelompok divisi akan bertarung, tak hanya untuk membawa pulang uang dan piala, tapi juga membentuk momentum menuju Kelas Derby 2027.
Selain itu akan ada juga Kelas Remaja, Kelas Perdana, dan sejumlah kelas ukuran (F, D, C, dan Terbuka). Tak ketinggalan ada juga kelas kuda lokal Payakumbuh, yang tahun ini pesertanya melonjak menjadi sembilan ekor, yang menjadikannya race 2 heat.
Tak hanya itu, ada juga kelas draf bogie. Race kuda dengan gerobak dua roda itu akan mempertandingkan tiga kelas dengan tiap race-nya mencakup 4-5 ekor kuda.






