”Kejurnas bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga momentum untuk mengukur hasil pembinaan, memperkuat ekosistem Horseback Archery di setiap daerah, serta melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,”
Gelaran olahraga ketangkasan berkuda tingkat nasional akan kembali menyapa para pecinta Horseback Archery (HBA) di tanah air.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Horseback Archery PORDASI 2026 dipastikan akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada bulan November 2026 mendatang.
Ajang tahunan bergengsi ini diproyeksikan menjadi panggung utama bagi para atlet panahan berkuda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, untuk menunjukkan ketangkasan dan strategi terbaik mereka.
Menjelang perhelatan tersebut, Ketua Komisi Horseback Archery & Tent Pegging PP PORDASI, Deri Asta, mengajak seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) PORDASI di Indonesia untuk segera bersiap diri.
Ia mengimbau agar setiap daerah mulai menyiapkan kontingen terbaiknya secara matang.
Deri Asta menekankan pentingnya pembinaan atlet yang terencana sejak jauh hari. Langkah ini dapat direalisasikan melalui penyelenggaraan Seleksi Daerah (Selekda) maupun Kejuaraan Daerah (Kejurda) untuk membentuk tim provincial yang tangguh dan kompetitif.
”Kejurnas bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga momentum untuk mengukur hasil pembinaan, memperkuat ekosistem Horseback Archery di setiap daerah, serta melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Deri Asta dalam unggahan instagram hba.pordasi, dikutip Senin (3/8/2026).
Melalui gelaran ini, PORDASI berharap tidak hanya menemukan juara-juara baru, tetapi juga mendorong standarisasi pembinaan di tingkat daerah agar ekosistem olahraga panahan berkuda semakin berkembang pesat di seluruh pelosok negeri.
PP PORDASI pun mengimbau sinergi dan kolaborasi dari seluruh pengurus daerah untuk merapatkan barisan demi menyukseskan perhelatan nasional tersebut.





