“Iya lebih sering latihan sama kudanya biar kuda itu lebih bagus mentalnya saat di event,”
Dunia olahraga berkuda di Indonesia terus melahirkan bakat-bakat muda yang potensial. Salah satunya adalah Muhammad Akmal, rider berusia 21 tahun asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Rider muda yang akrab disapa Akmal ini mencatatkan berbagai prestasi di beberapa kota besar.
Perjalanan berkuda Akmal dimulai sejak tahun 2021. Dalam kurun waktu beberapa tahun, ketekunannya membuahkan hasil manis. Akmal sukses memdapatkan podium dalam berbagai event regional, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Malang, dengan memboyong Juara 1, 2, hingga Juara 3.
Sebagai rider, akmal menceritakan seekor kuda yang ia tunggangi bernama Buroq, dengan postur tinggi sekitar 140–143 cm.
Saat ditanya mengenai rahasia performa impresifnya, Akmal membeberkan bahwa strategi utamanya bukanlah sekadar latihan fisik yang keras, melainkan ikatan emosional atau bonding yang kuat dengan sang kuda.
“Iya lebih sering latihan sama kudanya biar kuda itu lebih bagus mentalnya saat di event,” ungkapnya kepada Berkudanews.
Memasuki arena kompetisi tentu bukan tanpa hambatan. Bagi Akmal, tantangan terbesar dalam karier berkudanya bukanlah soal medan lintasan atau rasa gugup, melainkan bagaimana cara membuktikan diri dan melampaui para pesaing rider lainnya yang sudah berlangganan juara.
“Tatangan terbesar menurut saya sih bagaimana caranya saya bisa ngalahin orang orang yang sering juara itu sih menurut saya tantangan,” imbuhnya.







