“Sekarang usia 31, target 2026 bisa ikut kejurnas di Sulawesi Selatan,”
Dedikasi dan konsistensi terus ditunjukkan oleh Muhammad Kifli, atlet berkuda cabang Horseback Archery (HBA) asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pria berusia 31 tahun yang sehari-hari berlatih di Al-Fatih Borneo Stable ini membuktikan kemampuannya dengan meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Kalsel 2025 di Tanah Laut.
Dalam kompetisi tersebut, Kifli sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak untuk daerahnya.
Perjalanan Kifli di dunia penunggang kuda dimulai sejak tahun 2021. Keputusannya menjadi rider berawal dari kecintaannya terhadap aktivitas fisik yang memungkinkan dirinya berinteraksi langsung dengan hewan.
Usai menorehkan tinta emas di tingkat provinsi, Kifli kini mengalihkan fokusnya ke target yang lebih tinggi.
Pada usianya yang ke-31 saat ini, ia membidik keterlibatan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Sulawesi Selatan pada tahun 2026.
“Sekarang usia 31, target 2026 bisa ikut kejurnas di Sulawesi Selatan,” ungkapnya kepada Berkudanews.
Di samping mengejar prestasi pribadi, Kifli juga aktif berkontribusi dalam pengembangan olahraga berkuda bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.
Ia menaruh harapan besar agar disiplin Horseback Archery di Indonesia dapat tumbuh semakin maju dan dikenal luas.
”Harapan terbesarnya untuk disiplin HBA di Indonesia semoga semakin maju, semakin banyak event kompetisi atau event persahabatan dari tingkat daerah sampai tingkat internasional untuk para rider membangun prestasi serta semoga semakin di kenal masyarakat,” tutupnya.





