berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Terungkap! Asal-Usul Kuda Modern Berawal dari Stepa Rusia 4.200 Tahun Lalu

by Redaksi Penulis
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda, Pacuan Kuda
0
Home Berita Nasional

Peran vital hewan kuda dalam mempercepat laju perkembangan peradaban dan budaya manusia sejak ribuan tahun silam tidak dapat terbantahkan.

Mengutip video edukasi dari kanal YouTube @Dunia Alam, disebutkan spesies hewan ini mulai dijinakkan dan akhirnya berhasil terpecahkan berkat kemajuan analisis asam deoksiribonukleat (DNA) prasejarah.

Menurut studi komprehensif berskala internasional yang diterbitkan pada jurnal ilmiah Nature edisi Oktober 2021, proses domestikasi nenek moyang kuda peliharaan modern terjadi pada kisaran 4.200 tahun yang lalu, atau sekitar tahun 2.200 Sebelum Masehi (SM).

Para peneliti gabungan menyepakati bahwa titik awal penjinakan tersebut berpusat di wilayah stepa Eurasia Barat, secara spesifik di area lembah Sungai Volga dan Don yang saat ini masuk dalam teritorial negara Rusia.

Kesimpulan krusial tersebut didapatkan setelah para ilmuwan melakukan pemetaan dan analisis terhadap 273 genom dari sisa-sisa tulang kuda purba.

Temuan genetika ini secara langsung menggugurkan teori usang yang sebelumnya meyakini bahwa pusat domestikasi kuda pertama di dunia berada di situs pemukiman kuno Botai, Kazakhstan, pada kisaran 3.500 SM.

Menurut tinjauan literatur sejarah tambahan dari beberapa sumber, analisis DNA secara tegas membuktikan bahwa kuda kuno dari Botai memiliki ikatan kekerabatan yang sangat jauh dengan kuda peliharaan masa kini.

Kuda-kuda dari pemukiman Kazakhstan tersebut justru diketahui sebagai leluhur garis lurus dari kuda liar Przewalski yang populasinya saat ini terancam punah di Mongolia.

Keberhasilan manusia prasejarah di wilayah Volga-Don dalam mendomestikasi kuda peliharaan sangat bergantung pada proses pembiakan selektif.

Para ahli genetika menemukan bahwa kuda-kuda awal yang dipilih oleh manusia untuk dijinakkan memiliki mutasi yang sangat menonjol pada dua variasi gen spesifik, yakni gen GSDMC dan ZFPM1.

Para peneliti menjelaskan bahwa gen GSDMC (Gasdermin C) berhubungan erat dengan penguatan struktur tulang punggung, sehingga membuat kuda mampu memikul beban angkut yang jauh lebih berat.

Sementara itu, gen ZFPM1 (Zinc Finger Protein, FOG Family Member 1) memegang peranan krusial dalam mengatur saraf suasana hati dan meredam tingkat kecemasan, sehingga perilaku hewan tersebut menjadi jauh lebih jinak serta patuh terhadap instruksi manusia.

Proses penjinakan yang sistematis ini sejalan dengan teori jalur domestikasi terarah (directed pathway) yang dikemukakan oleh para arkeolog internasional.

Pada awal pemanfaatannya, manusia tidak langsung menunggangi hewan tersebut, melainkan secara spesifik menjadikannya sebagai instrumen pengangkut beban logistik serta tenaga penarik gerobak transportasi harian.

Kekuatan fisik dan kepatuhan kuda hasil pembiakan tersebut seketika memberikan keuntungan militer dan tingkat mobilitas yang revolusioner bagi ekspansi peradaban manusia.

Berdasarkan catatan sejarah dari American Museum of Natural History, tenaga kuda mulai dieksploitasi secara masif untuk menarik kereta perang pada tahun 1.500 SM, dan kemudian berlanjut pada taktik menunggang kavaleri sekitar tahun 900 SM.

Ekspansi besar-besaran suku nomaden dengan membawa kuda tangguh dari stepa Rusia ini pada akhirnya menyebar luas dan perlahan menggantikan hampir seluruh populasi kuda liar lokal di berbagai belahan benua.

Praktik pembiakan selektif yang terus berlangsung melintasi berbagai zaman tersebut menjadi fondasi utama atas terciptanya ratusan ras kuda modern yang kita kenal saat ini.

Tags: asal usul kudaBerkudakudaKuda ModernOlahraga Berkudarusiasejarah kudasejarah kuda modernstepa rusia
Previous Post

Sambut Liga Memanah Berkuda Seri 2 pada Juni Mendatang, MQ Equestrian Bandung Sudah Bersiap!

Next Post

Dibagi 19 Balapan, Begini Laga Sengit 80 Kuda di Ajang Wisata Derby 2026 Bukittinggi-Agam

Next Post
Dibagi 19 Balapan, Begini Laga Sengit 80 Kuda di Ajang Wisata Derby 2026 Bukittinggi-Agam

Dibagi 19 Balapan, Begini Laga Sengit 80 Kuda di Ajang Wisata Derby 2026 Bukittinggi-Agam

Arthayasa Open 2026 Gelar Ajang Kelas FEI CSI 1* Bulan Depan, Simak Jadwal Resminya!

Arthayasa Open 2026 Gelar Ajang Kelas FEI CSI 1* Bulan Depan, Simak Jadwal Resminya!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

February 25, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

0
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

0
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

0
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

0
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

0
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026

Popular

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Recent News

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News