Klub ekuestrian kenamaan Tanah Air, Arthayasa Stables, bersiap untuk kembali menyelenggarakan turnamen berkuda tahunan berskala besar bertajuk Arthayasa Open 2026.
Pada edisi tahun ini, pihak penyelenggara secara resmi mengusung tema “The Year of the Horse” untuk merayakan kekuatan, keanggunan, serta ikatan emosional antara kuda dan penunggangnya.
Disitat dari unggahan akun Instagram resmi Arthayasa Stables, rangkaian kejuaraan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh pada awal Mei 2026.
Kompetisi tingkat nasional ini akan dibagi menjadi dua disiplin utama, yakni kejuaraan Dressage (tunggang serasi) pada tanggal 5 hingga 7 Mei 2026, yang kemudian disusul oleh kejuaraan Jumping (lompat rintangan) pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026.
Berdasarkan buku panduan teknis yang ada pada laman kompetisi, disiplin tunggang serasi akan diawali secara formal dengan agenda inspeksi kuda dan pertemuan teknis pada hari Selasa, 5 Mei 2026.

Rangkaian perlombaan utamanya sendiri mencakup berbagai tingkatan keahlian, mulai dari kelas pembinaan dasar seperti Walk Trot hingga kelas profesional elite Prix St George.
Setelah kompetisi tunggang serasi usai, arena perlombaan akan langsung dirombak secara teknis untuk memfasilitasi kejuaraan lompat rintangan yang bergulir hingga akhir pekan.
Pada disiplin kecepatan ini, panitia membuka kelas yang sangat komprehensif dengan tingkat ketinggian palang yang bervariasi, dimulai dari kelas pemula 30-50 sentimeter hingga kelas utama setinggi 130 sentimeter.
Daya tarik paling krusial dari perhelatan Arthayasa Open 2026 ini terletak pada pengadaan kelas internasional bersertifikasi Fédération Équestre Internationale (FEI).
Pada hari penutup yang jatuh pada hari Minggu, 10 Mei 2026, para atlet papan atas akan bersaing ketat untuk memperebutkan gelar kehormatan pada kelas khusus FEI CSI 1* dengan rintangan setinggi 120, 130 hingga 140 sentimeter.
Guna menjamin kualitas keolahragaan dan transparansi sistem penilaian, seluruh rangkaian pertandingan dalam turnamen ini telah mendapatkan pengesahan penuh dari otoritas terkait.
Kompetisi ini disupervisi dan dilisensi langsung oleh pihak FEI secara internasional, serta Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) sebagai badan berafiliasi tingkat nasional.









