berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Bukan Sekadar Berlari, Inilah Tahapan Rumit Melatih Kuda jadi Rekan Memanah yang Tangguh

by Redaksi Penulis
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda, Pacuan Kuda
0
Home Berita Nasional

Melatih kuda untuk disiplin memanah berkuda atau Horseback Archery bukanlah perkara mudah dibutuhkan teknik khusus yang berbeda dari berkuda biasa.

Selain harus lari dengan stabil, kuda harus dilatih agar tidak takut terhadap suara busur, gerakan pemanah, hingga desingan anak panah yang dilepaskan.

Dikutip dari laman British Horseback Archery Association, ada beberapa tahap yang harus dilakukan, pelatihan ini disebut desensitisasi atau pembiasaan kuda terhadap berbagai rangsangan baru.

Tahap awal dimulai dengan memperkenalkan kuda pada peralatan memanah secara perlahan.

Kuda pada dasarnya adalah hewan yang mudah terkejut, sehingga suara gesekan anak panah atau kibasan busur bisa dianggap sebagai ancaman.

Pelatih biasanya akan membiarkan kuda mengendus busur dan anak panah dalam kondisi diam agar hewan tersebut merasa akrab dan menyadari bahwa benda-benda tersebut tidak berbahaya bagi mereka.

Setelah kuda merasa nyaman dengan keberadaan peralatan, latihan berlanjut pada tahap pengenalan suara.

Suara denting anak panah yang beradu di dalam tempatnya (quiver) seringkali membuat kuda merasa gelisah karena posisinya berada tepat di punggung atau pinggang pengendara.

Pelatih akan menggoyangkan kantong anak panah di dekat kuda sambil memberikan imbalan berupa makanan agar kuda mengasosiasikan suara berisik tersebut dengan pengalaman yang positif.

Gerakan pemanah di atas punggung kuda juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pelatihan.

Ilustrasi–Penampakan arena liga santri nasional 2026. (tangkapan layar/instagram @Pordasi Berkuda Memanah Pusat).

Kuda harus dibiasakan dengan gerakan tangan pemanah yang bergerak bebas tanpa memegang kendali tali kendali.

Hal ini dilakukan dengan cara melatih kuda merespons instruksi hanya melalui tekanan kaki dan keseimbangan tubuh pengendara.

Kuda yang terlatih dengan baik akan tetap berlari lurus di lintasannya meskipun penunggang fokus membidik sasaran.

Aspek visual juga sangat penting diperhatikan. Kuda perlu dibiasakan melihat anak panah yang melesat dari sudut matanya.

Pelatih biasanya akan melepaskan anak panah ke arah sasaran saat kuda berada di dekatnya, namun tetap menjaga jarak aman.

Jika kuda tidak menunjukkan reaksi panik, maka intensitas latihan akan ditingkatkan hingga kuda benar-benar tenang saat anak panah meluncur tepat di atas kepalanya.

Selain aspek teknis, ikatan atau bonding antara kuda dan penunggangnya memegang peranan yang sangat vital.

Kuda yang percaya pada pengendaranya akan jauh lebih mudah untuk ditenangkan ketika menghadapi situasi baru di lapangan.

Pelatihan ini tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga kuda benar-benar siap untuk dibawa ke kompetisi resmi atau sekadar latihan memanah yang intens.

Secara keseluruhan, kunci sukses dalam melatih kuda untuk memanah berkuda adalah konsistensi dan pendekatan yang lembut.

Dengan metode Desensitisasi yang tepat, kuda tidak hanya menjadi sekadar alat transportasi, tetapi menjadi rekan yang tangguh dan fokus.

Tags: atletAtlet Berkudaatlet pemanah berkudaBerkudaHorseback Archerykudamemanahmemanah berkudaOlahraga Berkudapemanah berkuda
Previous Post

Standarisasi Sertifikat Kuda Indonesia, PP Pordasi Gelar Seminar Verifikator di Jakarta

Next Post

Mengenang Mister Rey, Kuda G1 Pertama yang Berhasil Sapu Bersih Triple Crown Indonesia 1978

Next Post
Perbaiki Performa Pasca Jateng Derby, Maxi Of Khalim Segel Tiket Pertama Triple Crown 2026

Mengenang Mister Rey, Kuda G1 Pertama yang Berhasil Sapu Bersih Triple Crown Indonesia 1978

Drama di Arena Lintasan: Paco Eclipse Raih Podium Utama usai Kemenangan Kartika Mening Dianulir Dewan Steward

Drama di Arena Lintasan: Paco Eclipse Raih Podium Utama usai Kemenangan Kartika Mening Dianulir Dewan Steward

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

February 25, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

0
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

0
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

0
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

0
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

0
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026

Popular

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Recent News

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News