Mengenal sosok Arum Nazlus Shobah berarti mengenal semangat jiwa muda Indonesia.
Arum merupakan atlet junior panahan berkuda (horseback archery) yang bakatnya tidak perlu diragukan lagi.
Mengikuti jejak sang kakak, Arsa Wening, yang sudah lebih dulu berprestasi di tingkat dunia, Arum membuktikan bahwa bakat luar biasa memang mengalir deras dalam keluarga mereka.
Nama Arum mulai menjadi buah bibir saat ia memberikan kado indah untuk ulang tahun kemerdekaan ke-76 RI pada Agustus 2021 lalu. Dalam sebuah kompetisi di Ankara, Turki, Arum sukses membawa pulang trofi Juara Umum.
Hebatnya lagi, prestasi membanggakan tersebut ia raih di kategori dewasa, meskipun saat itu statusnya masih sebagai atlet junior.
Tidak butuh waktu lama bagi Arum untuk kembali menunjukkan taringnya.
Hanya sebulan kemudian, pada September 2021, ia kembali menggebrak ajang internasional bertajuk Istanbul Cup 2021 atau International Horseback Archery Siege System di Turki.
Di sana, Arum kembali dinobatkan sebagai Juara Umum setelah menyapu bersih peringkat pertama di tiga kategori pertandingan yang berbeda.
Prestasi di Istanbul tersebut benar-benar luar biasa karena Arum harus bersaing dengan 82 atlet dari berbagai negara.
Kemenangan ini membuktikan bahwa konsistensi dan teknik memanahnya di atas pelana kuda sudah berada di kelas elite.
Arum bukan hanya sekadar ikut serta, tapi ia benar-benar mendominasi arena pertandingan di kancah global.
Berkat rentetan prestasinya yang mengharumkan nama bangsa, Arum berhasil menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Hal ini terlihat saat dirinya terpilih sebagai sosok simbolis dalam pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di Nusa Tenggara Barat.
Melalui unggahan di Instagram-nya, Arum mengaku bangga bisa menjadi wajah dari semangat olahraga Nasional.
“Alhamdulillah menjadi bagian dari sejarah olahraga masyarakat. Terima kasih atas kesempatan dan dukungannya,” tulis Arum.
Pada akhirnya Arum tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa martabat dan kehormatan bangsa melalui setiap anak panah yang melesat dari busurnya.












