Dunia olahraga berkuda dibuat terpukau oleh sosok muda bernama Muhammad Yahya Ayyash.
Atlet horseback archery kebanggaan Indonesia ini berhasil membuktikan bahwa kerja keras bisa membawa siapa saja bersaing di tingkat dunia.
Dengan fokus yang tajam dan ketenangan di atas pelana, Ayyash bertransformasi menjadi salah satu ikon atlet panahan berkuda yang diperhitungkan di level internasional.
Prestasi yang paling membanggakan terjadi pada Agustus tahun 2025 dalam ajang Kejuaraan Dunia Panahan Berkuda di Ulaanbaatar, Mongolia.
Ayyash sukses menyabet Juara ke-2 kategori Masahee. Di sana, ia tidak hanya membawa nama pribadi, tapi juga berjuang bersama timnya, Muhammad Shalahuddin Al Ayyubi dan Kenzie Alkautsar Ramadhan.
Kekompakan tim ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
Sinergi antara Ayyash dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa kematangan mental dan teknik yang dimiliki mampu membawa mereka keluar sebagai pemenang.
Konsistensi Ayyash sebenarnya sudah mulai terlihat sejak beberapa tahun lalu, sebelum gemilang di Mongolia, nama Ayyash sudah lebih dulu dikenal di kancah dunia sejak tahun 2023.
Saat itu, ia mengikuti ajang Al-Ula Horseback Archery World Cup 2023 yang berlangsung di Al-Ula, Arab Saudi.
Dalam kompetisi yang sangat kompetitif tersebut, Ayyash berhasil menduduki peringkat ketiga pada kategori Qabaq.
Dua prestasi besar di negara yang berbeda tersebut membuktikan bahwa kemampuannya bukan sekadar keberuntungan.
Melalui media sosial pribadinya, ia kerap membagikan momen latihan yang menguras fisik, serta sederet prestasi yang berhasil ia raih.
Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap medali yang ia raih adalah hasil dari kerja kerasnya selama ini.
Kini, dengan rentetan prestasi mulai dari Al-Ula hingga Ulaanbaatar, Muhammad Yahya Ayyash diharapkan dapat terus menginspirasi lebih banyak pemuda Indonesia untuk mengejar prestasi di cabang olahraga ini, serta membawa nama Indonesia harum di kancah Internasional.












