”Lomba pacuan kuda ini mari kita budayakan untuk terus kita laksanakan setiap tahunnya. Insyaallah, tahun depan lomba pacuan kuda ini akan kita selenggarakan dua kali dalam setahun,”
Sorak-sorai penonton dan derap langkah ratusan kuda kembali memecah keheningan Lapangan Pacuan Kuda Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda.
Ajang tahunan yang selalu dinanti-nantikan warga Kota Bima ini resmi dibuka oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin. Hal ini membawa aura kegembiraan serta kehangatan ke tengah masyarakat.
Bagi warga setempat, ajang yang digagas oleh PORDASI Kota Bima ini bukan sekadar panggung kompetisi ketangkasan olahraga berkuda semata. Lebih dari itu, pacuan kuda merupakan denyut tradisi turun-temurun sekaligus identitas budaya yang mengakar kuat di dalam jalinan kehidupan masyarakat Bima.
”Lomba pacuan kuda ini mari kita budayakan untuk terus kita laksanakan setiap tahunnya. Insyaallah, tahun depan lomba pacuan kuda ini akan kita selenggarakan dua kali dalam setahun,” tutur H. A. Rahman H. Abidin.
Kehadiran ajang bergengsi ini menjadi cermin nyata dari kuatnya semangat gotong royong warga. Sinergi yang erat antara TNI, POLRI, panitia pelaksana, hingga seluruh masyarakat pecinta olahraga berkuda menjadi fondasi utama hingga helatan ini dapat terwujud dengan meriah.
Tahun 2026 ini, suasana perayaan terasa kian istimewa karena diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Tentara Nasional Indonesia.
Sebanyak 756 ekor kuda dari 13 kelas berbeda siap menguji kecepatan demi memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Cup 2026.
Antusiasme pun meluas hingga luar daerah; para peserta tidak hanya datang dari berbagai penjuru Nusa Tenggara Barat (NTB), tetapi juga memboyong kuda-kuda tangguh dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selama 10 hari pelaksanaan, mulai dari Kamis (17/9/2026) hingga Minggu (27/9/2026), Lapangan Sambinae dipastikan menjadi ruang perjumpaan yang penuh kehangatan.
Melalui ajang ini, masyarakat diajak untuk saling merangkul, mempererat tali persaudaraan, dan menjunjung tinggi sportivitas.
”Junjung tinggi sportivitas demi kebaikan bersama dan untuk keamanan seluruh masyarakat Kota Bima,” imbuhnya.








