“Kami tentunya harapkan agar kejuaraan juara seperti ini terus dilaksanakan secara rutin, yang penting bisa untuk meningkatkan prestasi dari pada atlet-atlet berkuda ini,”
Arena Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) menjadi saksi sengitnya persaingan para atlet berkuda profesional tanah air.
Equinara Horse Sports sukses menggelar tiga ajang bergengsi sekaligus, yakni FEI Jumping World Challenge (JWC) Competition 1, FEI Dressage World Challenge (DWC) 2026, dan ESC Dressage 2026 pada 29–30 Agustus 2026.
Ajang ini menjadi wadah krusial bagi para penunggang kuda profesional untuk menguji konsistensi, kemahiran, dan kesiapan mental bertanding.
Tak hanya demi gengsi nasional, para peserta juga bertarung memperebutkan piala bergengsi, Piala Wali Kota Jakarta Timur.
Saat hari pertama, dari nomor dressage atau tunggang serasi atlet tuan rumah Equinara Horse Sport yakni Akbar Prihanjaya tampil dominan.
Akbar sukses menjuarai kelas FEI DWC Senior II yang mengantarkannya memboyong trofi utama Piala Wali Kota Jakarta Timur. Performa gemilangnya berlanjut dengan kemenangan di kelas FEI DWC Intermediate I dan ESC Dressage Prix St. Georges, dan torehan satu medali perunggu di kelas ESC Dressage Advance.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kejuaraan ini.
Menurutnya, keberadaan fasilitas equestrian modern di Jakarta Timur merupakan modal besar untuk mencetak bibit-bibit atlet berprestasi.
“Kami tentunya harapkan agar kejuaraan juara seperti ini terus dilaksanakan secara rutin, yang penting bisa untuk meningkatkan prestasi dari pada atlet-atlet berkuda ini,” ungkapnya dilokasi.
Munjirin menegaskan pentingnya pemanfaatan sarana olahraga ini secara berkelanjutan demi mempertahankan dominasi kontingen DKI Jakarta di kancah nasional.
Selain fokus pada pembinaan atlet profesional, Munjirin juga menyoroti pentingnya keterlibatan warga lokal. Kehadiran arena berkuda internasional di wilayah Jakarta Timur diharapkan dapat mengikis kesan eksklusif dan mendekatkan olahraga equestrian kepada masyarakat luas.
Dengan semakin banyaknya warga yang mengenal dan mencintai olahraga ini, para orang tua diharapkan terdorong untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke klub atau sekolah berkuda yang ada di Jakarta, sehingga proses regenerasi atlet dapat terus berjalan secara alami dan berkesinambungan.






