”Kenapa saya pilih equestrian, karena tertarik sama show jumping-nya yang lebih menantang,”
Dunia olahraga berkuda equestrian Jawa Timur terus melahirkan talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Vicky Yulianto, rider berusia 21 tahun asal Kota Malang yang sukses mencuri perhatian pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Jatim dengan menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu.
Rider yang akrab disapa Vicky ini mengungkapkan bahwa keterlibatannya di dunia berkuda murni lahir dari keinginan pribadi sejak tahun 2017.
Di antara berbagai disiplin yang ada, ia secara khusus menjatuhkan pilihannya pada kategori show jumping.
”Kenapa saya pilih equestrian, karena tertarik sama show jumping-nya yang lebih menantang,” ujar rider yang sehari-hari bertanding dan berlatih di bawah naungan Puncak Joyo Royal Stable tersebut kepada Berkudanews.
Dalam setiap kompetisi maupun sesi latihan, Vicky mengandalkan kuda kesayangannya yang bernama Kei Katsuro.
Ia menegaskan bahwa kunci utama dalam menghadapi rintangan show jumping bukan hanya teknik, melainkan keselarasan antara pemunggang dan kudanya.
”Supaya kudanya seirama, biasanya dilatih terus dan sering-sering diajak main supaya lebih bonding,” tambahnya.
Menatap kalender kompetisi tahun 2026, Vicky memasang target tinggi untuk membawa nama stable-nya ke level yang lebih maju.
Selain fokus pada performa pribadi, ia juga menaruh harapan besar pada kemajuan ekosistem berkuda di tanah air.
Ia berharap disiplin latihan equestrian semakin berkembang serta diimbangi dengan perbanyakan event kejuaraan, mulai dari tingkat daerah hingga internasional.
“Usia baru 21 th untuk target di 2026 ini bisa bawa nama stable lebih baik dan bisa lebih maju lagi,” imbuhnya.






