”Tercatat ada 4 ekor kuda asal Jawa Barat dan 2 ekor kuda asal Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi,”
Suasana di lapangan sepak bola Desa Tanjung Pecinan terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara panitia berpadu dengan ketukan tapak kuda menandai dimulainya rangkaian persiapan teknis jelang ajang kejuaraan pacuan kuda Bupati Cup Situbondo 2026.
Salah satu momen menarik dalam persiapan ini adalah proses pengukuran tinggi badan kuda pacu. Bukan sekadar rutinitas, tahapan ini krusial untuk memastikan setiap kuda berlaga secara adil di kelasnya masing-masing mulai dari kelas Mini A, Mini B, kelas K hingga A, sampai kategori Poni 2000 A (A Besar).
Antusiasme tahun ini terasa begitu hangat. Bukan hanya dimeriahkan oleh tuan rumah, semarak ajang ini juga ditopang oleh hadirnya para peserta dari luar daerah.
Humas Pordasi Jawa Timur, Slamet Riyadi yang akrab disapa Baba mengungkapkan bahwa ada puluhan kuda yang datang jauh-jauh untuk menjajal lintasan di Situbondo.
”Tercatat ada 4 ekor kuda asal Jawa Barat dan 2 ekor kuda asal Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi,” tutur Baba dikutip Jumat (15/10/2026).
Ia menambahkan, jumlah kuda peserta dari luar Kabupaten Situbondo saja sudah mencapai 91 ekor. Jika digabungkan dengan peserta lokal, total armada kuda yang siap beradu kecepatan diperkirakan menembus angka 100 ekor.
Kehadiran para tamu dari luar provinsi ini tentu makin menambah bobot gengsi sekaligus keakraban antarstabel.
Namun, di balik riuhnya derap langkah kuda dan ambisi menjadi yang tercepat, aspek kemanusiaan dan keselamatan tidak luput dari perhatian. Pengprov Pordasi Jawa Timur memberikan perhatian khusus bagi para joki yang akan menunggangi kuda-kuda tangguh tersebut.
Selain menetapkan batas usia minimal 12 tahun, panitia mewajibkan setiap joki memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan jaminan kepastian bagi para penunggang kuda yang bertaruh keberanian di arena.
”Para joki juga diharuskan memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Baba
Kejuaraan pacuan kuda Bupati Cup Situbondo 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Oktober 2026, bertempat di Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.
Melalui perhelatan ini, Situbondo tak hanya bertindak sebagai tuan rumah kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi panggung silaturahmi bagi para pecinta olahraga berkuda dari berbagai pelosok daerah.
Sebuah ajang yang diharapkan tidak hanya menghadirkan tontonan yang tertib dan aman, tetapi juga kenangan manis bagi setiap peserta yang berlaga.






