“Awalnya berkuda merupakan keinginan saya sendiri, namun perjalanan saya sampai sekarang tidak lepas dari dukungan keluarga, pelatih, dan orang-orang di sekitar saya,”
Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Fahri sudah menunjukkan ketekunan luar biasa di arena olahraga berkuda. Atlet muda asal Bandung Jawa Barat ini menaruh fokus mendalam pada cabang eventing, salah satu nomor paling menantang dalam olahraga berkuda yang menguji ketangkasan, daya tahan, dan keselarasan antara penunggang dan kuda.
Kecintaan Fahri pada dunia equestrian bukan datang secara mendadak. Ia sudah mulai menunggang kuda sejak usianya baru empat tahun.
Awalnya, dorongan untuk berkuda murni lahir dari keinginannya sendiri. Namun seiring berjalannya waktu, langkah Fahri hingga bisa melaju sejauh ini tidak lepas dari ekosistem pendukung yang kuat di sekelilingnya, mulai dari arahan pelatih hingga dukungan penuh dari pihak keluarga.
Pengalaman bertanding Fahri pun sudah menembus level bergengsi. Selain menjajal berbagai kejuaraan nasional di Indonesia, ia juga mendapatkan kesempatan juga untuk menjajal atmosfer kompetisi internasional di Prancis, termasuk bertanding hingga level 2*L.
Pengalaman bertanding di luar negeri tersebut menjadi modal berharga bagi perkembangan teknik dan mental bertandingnya.
“Awalnya berkuda merupakan keinginan saya sendiri, namun perjalanan saya sampai sekarang tidak lepas dari dukungan keluarga, pelatih, dan orang-orang di sekitar saya,” katanya kepada Berkudanews.
Memasuki tahun 2026, Fahri tidak ingin cepat berpuas diri. Target utamanya saat ini adalah terus mempertajam kemampuan serta menjaga konsistensi performa di setiap ajang yang diikuti. Semua kerja keras ini bermuara pada satu impian besar, yakni terus menembus level kompetisi lebih tinggi dan membawa nama Indonesia bersaing di pentas equestrian dunia.
“Impian saya adalah terus berkembang, bertanding di level yang lebih tinggi, dan membawa nama Indonesia di kompetisi internasional,” ungkapnya kepada berkudanews,” imbuhnya.






