“Tentu yang harus disiapkan mulai dari track, kandang, tribun, hingga berbagai keperluan lainnya, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,”
Kejuaraan Indonesia’s Horse Racing Seri 1 Indonesia Derby 2026 dipastikan akan menjadi magnet besar, khususnya bagi pencinta olahraga berkuda nasional.
Diketahui, babak penyisihan telah dilaksanakan pada Minggu 12 Juli 2026. Sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026 mendatang.
Ketua Harian PORDASI Jawa Barat Asep Noordin menjelaskan, ia memprediksi ribuan penonton akan memadati Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Pangandaran Jawa Barat.
Asep mengatakan, berbagai persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut berjalan sukses. Mulai dari kesiapan lintasan pacuan (track), kandang kuda, tribun penonton, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya kini menjadi fokus utama panitia.
“Tentu yang harus disiapkan mulai dari track, kandang, tribun, hingga berbagai keperluan lainnya, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” kata Asep dikutip Rabu (15/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI), Aryo P.S. Djojohadikusumo. Ucapan ini karena telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pangandaran, sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan berkuda tingkat nasional.
Menurut Asep, penunjukan Pangandaran sebagai tuan rumah merupakan momen bersejarah sekaligus kebanggaan bagi daerah.
Ia mengingatkan, kawasan Legokjawa sebelumnya juga pernah menjadi venue cabang olahraga berkuda pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016.
“Ini menjadi sejarah bagi Kabupaten Pangandaran. Dulu, pada tahun 2016, kawasan ini pernah menjadi venue PON. Kini kembali dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia Derby 2026. Saya optimistis ribuan penonton akan datang menyaksikan langsung balapan di Pacuan Kuda Legokjawa,” tambah Asep.
Asep menilai, Pacuan Kuda Legokjawa memiliki daya tarik yang tidak dimiliki arena pacuan lainnya di Indonesia. Lokasinya yang berada tepat di kawasan pesisir pantai, menjadi keunikan tersendiri yang diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan maupun penonton.
“Kami meyakini Pacuan Kuda Legokjawa merupakan satu-satunya arena pacuan kuda di Indonesia yang berada di tepi pantai. Karena itu, event ini bukan hanya menjadi ajang olahraga. Tetapi juga, memiliki potensi besar dalam mendongkrak sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Selain menjadi panggung kompetisi nasional, penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran atlet, joki, pelatih, groom, ofisial, hingga keluarga peserta, dipastikan akan menggerakkan sektor usaha masyarakat. Mulai dari UMKM, kuliner, penginapan, hingga jasa penyewaan kandang.








