”Tidak ada resep khusus karena masing-masing pelatih sudah melatih kuda-kudanya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing kuda. Kami di pengurus Kontingen Sulut hanya bisa support dan berusaha memenuhi kebutuhan non-teknis atas kuda, joki, dan pelatih,”
Kontingen berkuda Sulawesi Utara (Sulut) tampil memukau dan mendominasi babak penyisihan Indonesia’s Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026 yang digelar di Gelanggang Pacu Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026).
Dari total 23 kuda yang diboyong, Sulut sukses meloloskan 17 ekor kuda ke babak final, termasuk lima kuda andalan di Kelas Derby.
Pada balapan jarak 2.000 meter tersebut, kuda-kuda asal Sulut tidak hanya sekadar mengamankan tiket final, tetapi juga berhasil merajai podium di dua putaran.
Di Heat 1, Zilong Rimboka dan Monochrome tampil perkasa dengan keluar sebagai juara 1 dan 2. Sementara di Heat 2, dominasi berlanjut lewat aksi Sunpower Nagari dan Nara Eclipse yang mengamankan posisi juara 2 dan 3.
Menariknya, juara 1 di Heat 2 diraih oleh Suntora Berjaya. Meski saat ini membela Aisyah Berjaya Stable mewakili DKI Jakarta, kuda tersebut sejatinya merupakan hasil ternakan Bendang Stable asal Sulawesi Utara.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Sulut, Adhi Supit, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil gemilang ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim di setiap stable.
”Tidak ada resep khusus karena masing-masing pelatih sudah melatih kuda-kudanya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing kuda. Kami di pengurus Kontingen Sulut hanya bisa support dan berusaha memenuhi kebutuhan non-teknis atas kuda, joki, dan pelatih,” ujar Adhi Supit yang juga merupakan pemilik Miranda Stable dilansir dari SARGA.CO, Senin (13/7/2026).
Adhi menambahkan bahwa total 17 ekor kuda yang lolos ke babak final ini sudah sesuai dengan prediksi awal tim pengurus.
Selain lima kuda di Kelas Derby, Sulut juga meloloskan Siena dan Kana Eclipse di Kelas Remaja. Untuk Kelas 4 Tahun A/B (jarak 2.000 meter), Agatha Star dan Kamaka Eclipse dipastikan akan kembali memacu kecepatan pada babak final yang dijadwalkan hari Minggu, 26 Juli 2026 mendatang.
Mereka akan menyusul Harata Eclipse dan Raja Permata yang sudah lebih dulu mengamankan posisi sebagai perwakilan Sulut di Kelas 4 Tahun C/D.
Kekuatan Sulut juga terlihat di kelompok umur yang lebih muda. Di Kelas 2 Tahun C/D (jarak 1.200 meter), Matteo dan Remo Eclipse siap menjadi andalan. Sementara di kategori A/B (jarak 1.400 meter), Sulut akan diwakili oleh Monocrat Style, Alarcos Nagari, dan Farina Eclipse. Melengkapi daftar finalis, ada kuda P. Tujuh yang bakal turun di Kelas 2 Tahun THB INA (jarak 1.400 meter).
Selain 17 finalis tersebut, Sulut masih menyisakan Vegas Eclipse yang masuk dalam daftar cadangan Kelas 2 Tahun C/D. Sementara itu, lima kuda lainnya, yakni Abrantes Nagarai, Atienza Nagarai, Maestro, Lord Tonsea, dan Elya Savona, masih memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi pada kategori race non-finalis di ajang bergengsi Indonesia Derby 2026 ini.









