“Saat ini saya tidak mewakili kontingen manapun. Konsentrasi saya pada disiplin Eventing,”
Galih Rasiono, atau yang akrab disapa Galih atau MasGal, adalah seorang atlet berkuda yang telah mengukir berbagai prestasi.
Namun, siapa sangka di balik kepiawaiannya menunggangi kuda, Galih awalnya adalah seorang atlet taekwondo.
Perjalanan Galih di dunia olahraga dimulai sejak dini. Ia mengawali kariernya sebagai atlet taekwondo. Tetapi, rasa penasaran dan ketertarikannya pada dunia berkuda membawanya untuk mencoba hal baru.
Pada tahun 2007, Galih memutuskan untuk beralih ke olahraga berkuda, Ia mulai mengikuti berbagai kompetisi berkuda dan berhasil meraih prestasi salah satunya yakni mendapatkan medali perak PON 2016 untuk Jawa Tengah.
“Saat ini saya tidak mewakili kontingen manapun. Konsentrasi saya pada disiplin Eventing,” ujar pria berusia 34 tahun itu kepada berkudanews.com, Kamis (30/4/2026).
Galih juga sempat meraih medali perunggu di Arkav Cup 2022. Selain itu, ia juga pernah dipercaya untuk menjadi National Technical Official – Jump Judge Cross Country Asian Games 2018.
Tak hanya itu, Galih pun masih memiliki mimpi kedepan di dunia berkuda. Salah satu mimpinya adalah ingin memasyarakatkan olahraga berkuda ini dengan edukasi yang sesuai welfare dan mengedepankan horsemanship sebagai modal seorang rider atau atlet khususnya di daerah-daerah.










