Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) segera menyelenggarakan kegiatan bertajuk Seminar Verifikator Sertifikat Kuda Indonesia (SKI).
Mengutip unggahan akun Instagram PORDASI, agenda strategis ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23 Mei 2026 dan mengambil tempat di Pordasi Headquarters (HQ), JIEPP Jakarta.
Seminar ini bertujuan untuk menyelaraskan sinkronisasi persepsi dan standardisasi verifikasi kuda di tingkat Nasional.
Agenda ini akan dipandu langsung oleh tim pembicara ahli yang terdiri dari drh. Elita Sally selaku dokter hewan ekuin eksklusif, drh. Agung Dwi Riyanto, serta Sunandar Prihanto, S.H.
PORDASI merancang seminar ini dengan ruang lingkup materi yang sangat komprehensif bagi para calon verifikator.
Fokus pembahasan akan mencakup pengantar dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan SKI, proses pendaftaran, hingga prosedur administrasi dan sistem pembayaran yang berlaku.
Selain aspek administratif, peserta juga akan mendapatkan pendalaman materi teknis yang sangat krusial praktiknya di lapangan.

Materi teknis tersebut berfokus pada pemahaman teknik identifikasi hewan serta standardisasi penandaan (marking) kuda agar sesuai dengan regulasi keolahragaan yang ditetapkan oleh pihak federasi.
Guna memastikan pemerataan kualitas verifikasi di seluruh wilayah, panitia memberlakukan persyaratan khusus bagi para calon peserta.
Setiap Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi diwajibkan untuk mengirimkan minimal satu orang delegasi resmi yang dibuktikan dengan lampiran surat rekomendasi dari daerah masing-masing.
Partisipasi dalam kegiatan ini menawarkan sejumlah keuntungan strategis bagi pengembangan karier peserta di bidang Equestrian.
Lulusan seminar ini berpeluang besar menjadi Tenaga Verifikator resmi PP Pordasi, memperkuat jejaring profesional, serta namanya akan terdaftar secara sah di website resmi federasi.
Mengingat kuota peserta yang terbatas, masa pendaftaran telah resmi dibuka mulai 16 April hingga 9 Mei 2026 dengan biaya registrasi sebesar Rp350 ribu.
Pihak penyelenggara mengarahkan seluruh proses pendaftaran dan narahubung melalui situs resmi, layanan pesan WhatsApp, serta surat elektronik divisi peternakan Pordasi.








