Tim equestrian Indonesia berhasil meraih medali perak dalam nomor dressage beregu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada Minggu, 14 Desember, di Thai Polo & Equestrian Club di Pattaya, Chonburi.
Pencapaian ini menempatkan Indonesia di posisi kedua dalam klasemen tim dressage, menunjukkan dedikasi dan kerja keras para atlet.
Total poin yang dikumpulkan tim Indonesia adalah 207.206, sebuah angka yang sangat kompetitif.
Dalam kompetisi dressage beregu ini, Indonesia menurunkan empat penunggang kuda terbaiknya.
Mereka adalah Karen Leticia Herjawan, Alfaro Menayang, Dara Ninggar Prameswari, dan Auridania Amanda Putri, yang semuanya menunjukkan performa luar biasa.
Karen Leticia Herjawan mencatatkan skor tertinggi untuk Indonesia dengan 69.353 poin, menempatkannya di posisi ketiga dalam peringkat individu sementara.
Disusul ketat oleh Alfaro Menayang yang meraih 69.324 poin, menunjukkan konsistensi performa.
Kemudian Dara Ninggar Prameswari berhasil finis di posisi kedelapan secara keseluruhan dengan skor 68.529 poin, sementara Auridania Amanda Putri menempati posisi kesembilan dengan 68.059 poin.
Skor tim dressage dihitung berdasarkan tiga hasil terbaik dari setiap tim, dan kombinasi performa ini mengantarkan Indonesia meraih medali Perak Dressage.
Rider Karen Leticia akhirnya bercerita mengenai prestasi yang dicapainya di ajang SEA Games itu. Dia mengaku timnya memang sudah menargetkan untuk bisa memboyong medali.
“Kita memang udah satu tim dresas ini memang target, tentunya untuk bisa dapet medali karena memang cuma ada tiga negara kan di tim. Jadi kita sih bertarung ya untuk dapatkan medali,” katanya saat dihubungi, Sabtu (28/2/2026).
Lebih lanjut, Karen juga berharap jika dirinya bisa mengikuti Asian Games 2026 mendatang.
“Tentunya berharap dong, mau bisa lolos dong ke tim, ke nasional tim lagi buat Indonesia tentunya pasti targetnya itu,” tutupnya.
Tim equestrian Indonesia berhasil meraih medali perak dalam nomor dressage beregu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada Minggu, 14 Desember, di Thai Polo & Equestrian Club di Pattaya, Chonburi.
Pencapaian ini menempatkan Indonesia di posisi kedua dalam klasemen tim dressage, menunjukkan dedikasi dan kerja keras para atlet.
Total poin yang dikumpulkan tim Indonesia adalah 207.206, sebuah angka yang sangat kompetitif.
Dalam kompetisi dressage beregu ini, Indonesia menurunkan empat penunggang kuda terbaiknya.
Mereka adalah Karen Leticia Herjawan, Alfaro Menayang, Dara Ninggar Prameswari, dan Auridania Amanda Putri, yang semuanya menunjukkan performa luar biasa.
Karen Leticia Herjawan mencatatkan skor tertinggi untuk Indonesia dengan 69.353 poin, menempatkannya di posisi ketiga dalam peringkat individu sementara.
Disusul ketat oleh Alfaro Menayang yang meraih 69.324 poin, menunjukkan konsistensi performa.
Kemudian Dara Ninggar Prameswari berhasil finis di posisi kedelapan secara keseluruhan dengan skor 68.529 poin, sementara Auridania Amanda Putri menempati posisi kesembilan dengan 68.059 poin.
Skor tim dressage dihitung berdasarkan tiga hasil terbaik dari setiap tim, dan kombinasi performa ini mengantarkan Indonesia meraih medali Perak Dressage.
Rider Karen Leticia akhirnya bercerita mengenai prestasi yang dicapainya di ajang SEA Games itu. Dia mengaku timnya memang sudah menargetkan untuk bisa memboyong medali.
“Kita memang udah satu tim dresas ini memang target, tentunya untuk bisa dapet medali karena memang cuma ada tiga negara kan di tim. Jadi kita sih bertarung ya untuk dapatkan medali,” katanya saat dihubungi, Sabtu (28/2/2026).
Lebih lanjut, Karen juga berharap jika dirinya bisa mengikuti Asian Games 2026 mendatang.
“Tentunya berharap dong, mau bisa lolos dong ke tim, ke nasional tim lagi buat Indonesia tentunya pasti targetnya itu,” tutupnya.









