berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Mengulik Mitologi Kuda Lumping : Antara Mistis, Sejarah dan Warisan Budaya

by Editor
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda
0
Home Berita Nasional

Apa yang terlintas di kepala ketika mendengar nama Kuda Lumping? pertunjukan sarat nilai budaya atau justru pementasan seni yang kental dengan unsur mistis?

Dikutip dalam buku berjudul Mengenal Kesenian Nasional karya Sri Winarsih, Kuda Lumping merupakan jenis kesenian tradisional yang cukup populer. Dalam pagelarannya, para penari Kuda Lumping biasanya akan diiringi musik khusus namun sederhana seperti, kenong, gong, kendang, dan slompret.

Selain mempertontonkan gerak tari dinamis penuh energi, aksi menonjol dan ekstrem juga kerap menjadi daya tarik bagi siapapun yang menonton, dari atraksi kesurupan hingga pamer kekuatan magis seperti makan beling, makan ayam hidup, badan kebal, dan lainnya.

Meski demikian, para pelaku seni menegaskan bahwa Kuda Lumping tidak semata-mata berkaitan dengan unsur mistis saja, melainkan juga bentuk ekspresi budaya yang sarat makna filosofis.

Di mana kesenian ini mencerminkan nilai kedisiplinan, pengendalian diri, serta keseimbangan antara fisik dan batin.

Selain itu, Kuda Lumping juga menjadi media pelestarian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Namun jika kita tarik jauh ke belakang mengenai asal-usul pertunjukan Kuda Lumping itu sendiri, tentu tak bisa dipisahkan dari nilai sejarah. Menariknya, ada beberapa versi yang dipercaya oleh masyarakat khususnya di tanah Jawa. Apa saja? Berikut ulasannya yang dikutip dari berbagai sumber:

  1. Era Pangeran Diponegoro

Tari Kuda Lumping disebutkan merupakan simbol dukungan penuh serta apresiasi rakyat jelata kepada perjuangan dari Pangeran Diponegoro serta pasukan kudanya yang telah mengusir penjajah dari Nusantara.

  1. Zaman Primitif

Tarian Kuda Lumping dipercaya sudah ada sejak zaman primitif. Umumnya, tarian ini digunakan dalam acara ritual yang berkaitan dengan unsur magis serta upacara adat. Properti yang digunakan sangat sederhana pada awalnya, namun berubah menjadi seperti sekarang mengikuti perkembangan zaman.

  1. Kerajaan Mataram

Sebagian masyarakat percaya bahwa tarian Kuda Lumping adalah tarian yang sudah ada sejak masa Kerajaan Mataram. Di mana, tarian ini dianggap penggambaran proses latihan pasukan perang dari Kerajaan Mataram dan dikomandoi Sultan Hamengku Buwono I dalam berjuang menghadapi penjajahan Belanda.

  1. Sunan Kalijaga

Asal-usul tarian Kuda Lumping dipercaya telah ada sejak masa Sunan Kalijaga. Sebagian masyarakat percaya tarian Kuda Lumping menggambarkan perjuangan Sunan Kalijaga serta Raden Patah sekaligus para pasukan dalam mengusir penjajah di bumi Nusantara.

Meski zaman telah berkembang, tak menggerus pertunjukan seni Kuda Lumping itu sendiri, terbukti keberadaannya masih bertahan dan dilestarikan hingga kini. Hal ini membuktikan bahwa warisan budaya tetap memiliki tempat dan makna di tengah kehidupan masyarakat modern.

Tags: budayakudakuda lumpingsejarah
Previous Post

Dikawal Ketat! Begini Momen Puluhan Pasukan Berkuda Iringi Rombongan PM Australia saat Temui Presiden Prabowo di Istana

Next Post

Lantik Pengurus PORDASI Banyuasin-Palembang, Gubernur Herman: Olahraga Berkuda Harus jadi Gaya Hidup Masyarakat Sumsel

Next Post
Lantik Pengurus PORDASI Banyuasin-Palembang, Gubernur Herman: Olahraga Berkuda Harus jadi Gaya Hidup Masyarakat Sumsel

Lantik Pengurus PORDASI Banyuasin-Palembang, Gubernur Herman: Olahraga Berkuda Harus jadi Gaya Hidup Masyarakat Sumsel

Sederet Fakta Menarik Mustang: Sang Kuda Liar yang Menolak Tunduk!

Tenaga Kuda jadi Inspirasi Mesin Modern, Ini Asal-usul Istilah Horsepower!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

February 25, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

0
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

0
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

0
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

0
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

0
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026

Popular

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Recent News

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News