“Di sini benar-benar Pordasi hadir untuk memberikan solusi. Seperti yang tadi kita bisa lihat, mereka memperkenalkan website resminya. Tidak hanya website-nya, tetapi turunan dari website itu yang berorientasi pelayanan, di mana semua stable juga nanti disertifikasi, terus rider juga disertifikasi,”
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir,
menegaskan bahwa kemajuan sebuah organisasi olahraga tidak boleh hanya diukur dari kemegahan infrastruktur fisiknya, melainkan dari transformasi sistem di dalamnya.
Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI)
dinilai sukses menjawab tantangan tersebut melalui peluncuran situs resmi yang berorientasi pada pelayanan publik dan standardisasi.
“Di sini benar-benar Pordasi hadir untuk memberikan solusi. Seperti yang tadi kita bisa lihat, mereka memperkenalkan website resminya. Tidak hanya website-nya, tetapi turunan dari website itu yang berorientasi pelayanan, di mana semua stable juga nanti disertifikasi, terus rider juga disertifikasi,” ujar Erick dikutip Kamis (11/6/2026).
Erick menambahkan bahwa sistem pemberdayaan, peningkatan standar mutu para ahli kuda, serta kolaborasi lintas sektor menjadi poin penting yang patut diapresiasi.
“Saya tidak melihat gedungnya, yang penting bagaimana organisasi ini berjalan baik,” tegasnya.
Olahraga berkuda saat ini telah resmi masuk ke dalam 21 cabang olahraga (cabor) prioritas sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Menghadapi agenda besar yang sudah di depan mata mulai dari Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade, Erick mengajak seluruh jajaran Pordasi dan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk duduk bersama menyusun roadmap prestasi yang transparan.
”Insyaallah kami dari Kemenpora pasti mendukung. Tentu keterbukaan ini yang kita harapkan untuk bisa melanjutkan kebangkitkan olahraga nasional di bawah kepemimpinan Bapak Presiden,” tutur Menpora.
Selain fokus pada medali, Erick melihat potensi raksasa dari olahraga berkuda untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata olahraga (sport tourism) di berbagai wilayah Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusmo, Erick optimistis cabor ini akan tumbuh seimbang antara prestasi, pembudayaan, dan industrinya. Optimisme ini berkaca pada capaian gemilang kontingen Indonesia yang berhasil membawa pulang dua medali emas pada SEA Games 2025 lalu.
”Olahraga berkuda ini juga nanti bisa dikembangkan menjadi sport tourism di beberapa area. Saya sebagai Menpora pasti mendukung yang terdepan untuk memastikan pondasi yang membuat Pordasi bisa terus berjalan,” pungkasnya.








