Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan komitmennya mendorong olahraga berkuda agar semakin dikenal dan dicintai masyarakat Sumsel.
Hal itu disampaikannya saat melantik dan mengukuhkan kepengurusan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang periode 2025-2029 di Lapangan Pondok Pesantren Qodratullah, Banyuasin, Sabtu (7/2/2026).
Adapun pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI sekaligus Ketua Harian PORDASI Provinsi Sumsel, Ratu Tenny Leriva.
Diketahui, Herman Deru juga menjabat Ketua Umum PORDASI Provinsi Sumsel.
Herman menyebut olahraga berkuda memiliki nilai strategis dan potensi besar untuk terus dikembangkan di daerah.
“Di tengah kesibukan hari ini, saya tetap bersemangat karena ini hal penting. Olahraga berkuda mestinya semakin dicintai masyarakat Sumsel. Kuda adalah sosok yang gagah, cerdas, memiliki naluri dan multitalenta,” ujar Herman.
Menurutnya, salah satu tantangan utama dalam pengembangan olahraga berkuda adalah anggapan bahwa cabang olahraga ini hanya bisa diakses kalangan tertentu karena biaya yang mahal. Ia menilai persepsi tersebut dapat diubah melalui kebersamaan dan peran aktif pengurus.
“Target kita tidak perlu muluk-muluk. Yang penting memperluas kegemaran berkuda. Kita harus bangga, karena olahraga ini menyatukan hati manusia dengan hewan. Dibutuhkan ikatan kebatinan agar bisa seiring sejalan,” tuturnya.
Herman berharap, kepengurusan PORDASI yang baru dilantik mampu membangun kepercayaan calon atlet serta membawa prestasi olahraga berkuda Sumsel ke level yang lebih baik.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesiapan pengurus dalam mengemban amanah organisasi.
Dalam pelantikan tersebut, Ahmad Kholid Daulay resmi menjabat Ketua Umum PORDASI Kabupaten Banyuasin, sementara Desmana Akbar dilantik sebagai Ketua Umum PORDASI Kota Palembang periode 2025–2029.









