“Iya, alhamdulillah sudah ditunjuk sama Ketua Pordasi Papua Selatan, sudah disetujui sama Gubernur Papua Selatan juga,”
Blue Blood Stable membuat kejutan dan gebrakan lagi di pacuan kuda nasional. Stable terbaru yang menjadi bagian Indonesia’s Horse Racing (IHR) sejak Januari 2026 itu akan debut di Indonesia Derby, dengan mewakili kontingen Papua Selatan.
“Iya, alhamdulillah sudah ditunjuk sama Ketua Pordasi Papua Selatan, sudah disetujui sama Gubernur Papua Selatan juga,” kata Pengelola Resmi Blue Blood Stable, Andi Walli dikutip dari Sarga, Sabtu (4/7/2026).
Andi menjelaskan, inisiatif mewakili Papua Selatan datang dari pihak Blue Blood sendiri. Hal ini mereka lakukan dengan harapan dapat memajukan antusiasme di Papua Selatan akan olahraga kuda pacu di sana. Sebab, di provinsi baru itu, olahraga pacuan kuda masih belum populer.
“Kita mau majuin olahraga pacuan kuda di Papua Selatan. Sebab belum ada pacuan skala nasional di sana,” ungkapnya.
Kerja sama dengan PORDASI Papua Selatan juga dinilai menjadi capaian tersendiri bagi tim manajemen Blue Blood yang perlahan tapi pasti menyusun fondasi yang kuat.
Diketahui, Blue Blood Stable resmi berdiri pada Januari 2026 dan langsung aktif mengikuti sejumlah ajang nasional.
Blue Blood Stable juga memiliki divisi equestrian yang berpusat di Jakarta serta divisi horseback archery di Bandung, Jawa Barat.
Meski baru berdiri, Blue Blood Stable telah mencatat sejumlah hasil positif. Kuda Cronos menjuarai kelas THB LN 1.600 meter pada Jateng Derby 2026.
Dalam ajang Triple Crown Seri I dan Pertiwi Cup 2026, Raja Shankara finis ketiga di kelas C Sprint 1.100 meter, Gegana Maja menjadi runner-up kelas C 1.600 meter, sedangkan Alpha Prince menjuarai kelas 2 Tahun Pemula C/D 800 meter.
Pada Piala Bupati Kebumen 2026, kuda Crazy Rich juga tampil sebagai pemenang kelas 2 Tahun Perdana A/B 1.000 meter.










