”Berdasarkan arahan pimpinan, untuk gelaran pacuan kuda kali ini kita meniadakan pasar malam. Rangkaian acara utama harus sudah selesai pada pukul 18.00 WIB,”
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) siap menggelar ajang pacuan kuda tradisional dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Event budaya yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat Tanah Gayo ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 24 hingga 30 Agustus 2026.
Kemeriahan pesta rakyat tersebut bakal dipusatkan di stadion kebanggaan masyarakat setempat, Lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing.
Namun, ada yang berbeda pada gelaran tahun ini. Kadispora Aceh Tengah, Sukirman mengungkapkan, bahwa pihaknya menerapkan sejumlah kebijakan baru untuk menjaga ketertiban dan fokus acara.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah ditiadakannya hiburan pasar malam yang biasanya menyertai ajang tersebut.
”Berdasarkan arahan pimpinan, untuk gelaran pacuan kuda kali ini kita meniadakan pasar malam. Rangkaian acara utama harus sudah selesai pada pukul 18.00 WIB,” katanya, Jumat (14/8/2026).
Langkah ini diambil agar seluruh perhelatan berjalan lebih tertib, terarah, dan tidak melampaui batas waktu malam hari.
Kendati demikian, pihak pemkab tidak sepenuhnya menutup pintu bagi aktivitas perekonomian warga.
Sukirman menjelaskan, apabila di kemudian hari ada masyarakat atau pihak swasta yang tetap berniat menyelenggarakan pasar malam, hal tersebut wajib mengantongi izin tersendiri.
”Izin penyelenggaraannya harus dipisahkan dan diurus secara mandiri oleh pihak pelaksana, berkoordinasi langsung dengan pemerintah desa setempat,” tambahnya.
Meski digelar tanpa pasar malam, kemeriahan pacuan kuda tradisional ini diyakini tetap magnet utama yang menyedot perhatian ribuan pengunjung, baik wisatawan lokal maupun luar daerah, untuk menyaksikan ketangkasan para joki cilik dan kuda-kuda tangguh khas Gayo.






