“Tentunya senang ya, karena kesalahan yang kemarin tidak terulang kembali. Terus sekarang masuknya diperlancar gitu, alhamdulillah. Cuman, sayang banget tadi strategi di lintasan tidak sesuai. Karena saya pikir Triple SS tidak bakalan ke depan, terus saya yang bakal ke depan. Begitu di 600 meter saya belum bisa ngelewat Triple S, itu ada sedikit kepanikan. Saya sudah mulai turun cambuk, sudah mulai gimana, tapi Triple SSitu udah top banget lah barusan,”
Kuda Naga Sembilan membuktikan diri sebagai salah satu kuda paling top di Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026.
Kemenangan di IHR Piala Paku Alam 2026 menjadi bukti baru lagi akan ketangguhan kuda jantan hasil perkawinan Da Vinci Eclipse dan Marior Sia itu.
Melaju di Kelas Terbuka jarak 2.000 meter, Naga Sembilan mengalahkan pesaing-pesaingnnya, di lomba jarak jauh IHR itu. Juara Star of Stars 2025 itu berhasil mengandaskan rivalnya Triple SS yang sedari awal lomba menjadi pemimpin rombongan tujuh ekor kuda itu.
Joki Achmad Saefudin mengaku kalau kondisi race sebenarnya tak sesuai bayangan atau startagi di awal. Beruntung dorongan di sekitar 600 meter terakhir berhasil membawa Naga Sembilan ke podium juara. Ia juga memuji performa Triple SS bersama joki Angel Manarisip yang tampil moncer hari itu.
“Tentunya senang ya, karena kesalahan yang kemarin tidak terulang kembali. Terus sekarang masuknya diperlancar gitu, alhamdulillah. Cuman, sayang banget tadi strategi di lintasan tidak sesuai. Karena saya pikir Triple SS tidak bakalan ke depan, terus saya yang bakal ke depan. Begitu di 600 meter saya belum bisa ngelewat Triple S, itu ada sedikit kepanikan. Saya sudah mulai turun cambuk, sudah mulai gimana, tapi Triple SSitu udah top banget lah barusan,” tutur Achmad dilansir dari SARGA.CO, Senin (6/7/2026).
Membawa pulang satu piala dari rangkaian King’s Cup Series yang baru diinisiasi tahun 2026 ini tentu menjadi kebanggan tersendiri. Namun, Achmad sempat menyinggung soal absennya pemenang Piala Mangkunegaran.
“Kemarin tanpa Naga Sembilan, Prinses Gavi bisa menang. Sekarang tanpa Prinsess Gavi, Naga Sembilan bisa menang,” tuturnya.
Kubu King Halim sempat mengutarakan rasa penasarannya untuk duel dengan Naga Sembilan. Joki Jemmy Runtu, yang mendampingi Princess Gavi menjuarai Piala Mangkunegaran mengaku kemenangan di IHR Mei 2026 kemarin kurang memuaskan karena batal duel dengan Naga Sembilan.
Sementara itu, Pemilik Red Stones Stable, tempat Naga Sembilan Bernaung, Bagus Haryanto mengungkapkan kalau harapannya masih duel dengan sang juara Triple Crown, King Argentin.
“Saya pingin banget ketemu King Argentin (di lintasan pacu). Pak Kusnadi Halim pemilik King Halim Stable, keluarkan King Argentin,” ujar Bagus dikutip dari SARGA.CO.
Ia berharap momen itu bisa datang di Kejurnas Seri 2 pada September 2026 mendatang, saat kuda-kuda terbaik turun mewakili kontingennya untuk mendulang poin.










