“Sepanjang 6 series equestrian champions league 2020 saya mendapatkan total 4 gold di kelas prix st george, dan 3 gold 1 silver di kelas advance,”
Dalam dunia olahraga berkuda equestrian Indonesia, nama Sausan Intan atau yang akrab disapa Ucan ini tak asing didengar.
Terjun ke dunia berkuda pada tahun 2016, perjalanan karier atlet yang memulai langkahnya di Yogyakarta ini membuktikan, bahwa dedikasi mampu melampaui lamanya durasi berlatih.
Hanya dalam waktu dua tahun sejak memulai debutnya, Ucan langsung menunjukkan taringnya di ajang kompetisi bergengsi.
Jejak prestasinya dimulai saat ia memperkuat Kontingen Kabupaten Bogor pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018, di mana ia sukses menyabet medali perak pada kategori beregu U21.
Ketangguhan Ucan semakin teruji saat ia mewakili Sumatera Barat dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2019. Tidak tanggung-tanggung, ia membawa pulang Medali Perak pada kategori Beregu U21, Medali Perak kategori Beregu Open hingga Medali Perunggu pada kategori Perorangan Open.
“Sepanjang 6 series equestrian champions league 2020 saya mendapatkan total 4 gold di kelas prix st george, dan 3 gold 1 silver di kelas advance,” katanya kepada berkudanews, Sabtu (2/5/2026)
Setelah sempat menorehkan tinta emas di berbagai kategori, Ucan kini menetapkan target yang lebih tinggi.
Ia menyatakan komitmennya untuk kembali ke lintasan sebagai atlet profesional.
“Saya baru mulai berkuda di tahun 2016. kedepannya saya ingin menjadi atlet professional lagi,” tutupnya.









