Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pasukan pengamanan presiden (Paspampres) untuk menggelar upacara serah terima pengawal Istana Kepresidenan secara rutin setiap hari Minggu di depan Istana Merdeka.
Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat dan langsung disambut antusias warga.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo.
“Atas instruksi Bapak Presiden, Satuan Paspampres setiap hari Minggu pagi pukul 08.00 WIB melaksanakan Upacara Serah Terima Pengawal Istana Kepresidenan di depan Istana Merdeka yang dapat disaksikan oleh masyarakat sekitar, para peserta Car Free Day, serta warga yang datang khusus untuk melihat prosesi tersebut,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (18/2/2026).
Prosesi serah terima pengawal istana tersebut dikemas secara khidmat sekaligus atraktif.
Teddy menyebut bahwa Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Sumantha meneruskan arahan Kepala Negara dengan menghadirkan upacara yang tidak hanya sarat makna kedisiplinan dan profesionalisme, tetapi juga memiliki nilai estetika yang membanggakan.
“Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumantha meneruskan instruksi Bapak Presiden dengan menghadirkan upacara yang menarik, gagah, dan membanggakan, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin berswafoto di depan Istana Kepresidenan, Jakarta,” tutur Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa dalam setiap pelaksanaannya, sekitar 150 personel Paspampres dikerahkan, termasuk keterlibatan 30 ekor kuda yang menambah kemegahan dan kekhidmatan prosesi.
Barisan pasukan berkuda dengan formasi rapi dan gerakan terkoordinasi menjadi pemandangan yang memikat perhatian warga maupun peserta Car Free Day (CFD) yang melintas di kawasan tersebut.
“Antusiasme warga sangat besar terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut,” ucap Teddy.
Kata Teddy, upacara Serah Terima Pengawal Istana Kepresidenan ini tidak hanya merepresentasikan kesiapsiagaan dan profesionalitas Paspampres dalam menjalankan tugas pengamanan Presiden dan Istana Kepresidenan, tetapi juga menjadi ruang interaksi simbolik antara institusi negara dan masyarakat.
“Tradisi yang digelar rutin setiap Minggu pagi tersebut kini kian memperkuat wajah Istana Merdeka sebagai rumah rakyat yang terbuka dan membanggakan,” imbuhnya.









