Sebuah insiden mengejutkan terjadi di arena pacuan kuda Lapangan Pacuan Kuda Duku Banyak, Nagari Baleh Aia, Padang Pariaman, pada Jumat (27/3) lalu. Seorang bocah dilaporkan tertabrak kuda balap saat berada di dalam lintasan, yang seharusnya steril dari penonton.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video detik-detik bocah tersebut tertabrak kuda viral di media sosial.
Dilihat pada Minggu (29/3), dalam video yang dibagikan akun Instagram @matasumbar24jam, seorang anak kecil tampak menyusup di lintasan pacu sebelum akhirnya ditabrak oleh kuda yang tengah melaju kencang.
Diduga, bocah tersebut lepas dari pengawasan orang tuanya dan masuk ke arena pacuan tanpa disadari.
Tak lama berselang, kuda pacuan melintas dan langsung menabrak korban, hal tersebut sontak memicu kepanikan penonton yang menyaksikan kejadian tersebut secara langsung. Bahkan, terdengar suara sejumlah wanita yang histeris usai melihat langsung kejadian nahas tersebut.
Usai insiden, seorang pria yang diduga ayah korban bergegas masuk ke lintasan untuk mengevakuasi anak tersebut dan membawanya segera keluar dari arena.

Meski kejadian terlihat mengerikan, laporan awal menyebutkan bahwa korban tidak mengalami luka serius.
Peristiwa ini menjadi pengingat tingginya risiko keselamatan di arena pacuan kuda, terutama bagi penonton yang berada terlalu dekat dengan lintasan.
Kuda pacu dikenal memiliki kecepatan tinggi dan tenaga besar, sehingga sangat berbahaya jika terjadi kontak langsung dengan manusia.
Benturan dengan kuda dapat menyebabkan berbagai cedera serius, mulai dari luka memar, patah tulang, hingga cedera kepala.
Dalam kasus tertentu, korban juga berisiko mengalami cedera internal akibat hantaman keras dari tubuh kuda yang beratnya bisa mencapai ratusan kilogram.
Selain itu, risiko tidak hanya berasal dari tabrakan, tetapi juga kemungkinan terinjak oleh kuda atau terseret akibat momentum lari. Situasi ini dapat memperparah kondisi korban, terutama jika terjadi di tengah lintasan saat kuda masih melaju dengan kecepatan tinggi.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi penyelenggara dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di area pacuan kuda.
Penonton diimbau untuk tidak memasuki lintasan, sementara orang tua diharapkan selalu menjaga anak-anak agar tidak berada di zona berbahaya demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.










