Nama Aisha Maydina Hakim kini semakin dikenal di dunia olahraga berkuda Indonesia. Siapa sangka remaja yang lahir di Jakarta pada 1 Mei 2028 ini, ternyata putri sulung dari presenter ternama Irfan Hakim.
Alih-alih mengikuti jejak sang ayah sebagai publik figur, Aisha justru memilih menekuni dunia olahraga berkuda dan berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan pencapaian tersebut, dirinya berhasil membuktikan bahwa ia tak mendompleng ketenaran sang ayah untuk meraih kesuksesan.
Sejak usia muda, ia sudah akrab dengan dunia berkuda dan mulai menekuni olahraga ini secara serius. Ketertarikannya pada kuda berkembang menjadi komitmen untuk berlatih serta aktif mengikuti berbagai kompetisi.
Dalam beberapa tahun terakhir ini saja, Aisha berhasil mengukir sejumlah prestasi yang membanggakan.
Salah satu pencapaian paling menonjol yang berhasil ia raih adalah ketika ia memboyong medali emas cabang olahraga berkuda nomor jumping beregu U21 di ajang Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 bersama tim DKI Jakarta.

Prestasi tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet muda potensial di cabang Equestrian Indonesia.
Sebelumnya, Aisha juga telah menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi berkuda nasional, seperti The Jakarta Horse Show Jumping dan Equinara Pulomas Open.
Tak sampai di situ, Ia bahkan beberapa kali meraih podium dalam seri kompetisi Equestrian All Star Tour, sebuah ajang yang mempertemukan para atlet berkuda dari berbagai daerah di Indonesia.
Keseriusannya dalam olahraga berkuda sepertinya tak main-main, terbukti ia mampu mengepakkan sayap nya di kancah Internasional dengan meraih medali perak pada AEF (Asian Equestrian Federation) Cup FEI CSIJ-B International Jumping Competition 100 cm class di Kuala Lumpur, Malaysia pada Agustus 2025.
Selain menjalani kompetisi, Aisha juga sempat mengikuti program latihan di Eropa, termasuk di Belanda, yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam olahraga berkuda.
Pengalaman berlatih di luar negeri mampu memberinya pelajaran dalam meningkatkan kemampuan teknik, strategi, serta membangun mental bertanding di level internasional.
Kesuksesan yang ia raih tersebut tentu tak lepas dari dukungan keluarga, terutama dari sang ayah, Irfan Hakim.
Dengan usia yang masih muda serta pengalaman kompetisi yang terus bertambah, Aisha Maydina Hakim dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu atlet berkuda Indonesia yang bersaing di tingkat internasional di masa depan.








