Pernahkah Anda memperhatikan selembar plester yang menempel di atas hidung kuda pacu saat mereka melesat di lintasan pacuan? Bukan sekedar tren, penampakan plester di atas hidung kuda ternyata ada manfaatnya.
Dilansir dari berbagai sumber, selembar plester tersebut mungkin terlihat seperti aksesori atau pelindung luka sederhana.
Namun, di dunia balap profesional, benda kecil bernama nasal strip ini adalah teknologi non-obat yang krusial bagi keselamatan dan performa ‘sang atlet kaki empat’ itu saat bertanding.
Tak hanya itu, nasal strip juga menjaga saluran hidung tetap terbuka selama kuda berlari kencang, sehingga aliran udara ke paru-paru menjadi lebih lancar.
Beda dengan manusia, kuda hanya bernapas melalui hidung, tanpa opsi mulut seperti manusia saat berolahraga. Ini membuat efisiensi aliran udara lewat hidung menjadi sangat krusial saat balapan.
Studi klinis menunjukkan bahwa ketika kuda memakai nasal strip saat latihan intensif, resistensi saluran napas menurun, terutama saat inspirasi (menghirup udara), dibandingkan tanpa strip.
Karena saluran hidung tetap sedikit lebih terbuka, otot pernapasan bekerja lebih ringan, yang dapat mengurangi tenaga yang dihabiskan hanya untuk bernapas.
Riset lain bahkan menunjukkan bahwa kuda yang memakai nasal strip cenderung mengalami lebih sedikit pendarahan paru-paru akibat latihan berat (exercise-induced pulmonary hemorrhage/EIPH), dibandingkan kuda yang tidak menggunakan strip.
Penelitian dari Kansas State University menyimpulkan bahwa nasal strip dapat mengurangi trauma atau pendarahan di paru-paru sekitar 50 persen, yang biasa terjadi saat kuda bernapas sangat keras di lintasan.
Selain itu, mempercepat proses pemulihan setelah latihan berat karena aliran udara lebih efisien.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan peningkatan performa karena kuda menghabiskan lebih sedikit energi untuk bernapas, sehingga tenaga mereka dapat “disimpan” untuk lari di lintasan.
Dengan dukungan penelitian dari universitas dan laboratorium veteriner, nasal strip kini menjadi salah satu teknologi non-obat yang dipertimbangkan pelatih dan dokter hewan untuk mendukung kuda pacu mencapai performa optimal tanpa membahayakan kesehatan .












