BOGOR – Presiden RI Prabowo Subianto dikenal memiliki kedekatan khusus dengan dunia olahraga berkuda (equestrian). Bagi beliau, berkuda bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan memimpin negara, melainkan sebuah filosofi hidup sekaligus instrumen diplomasi politik yang unik.
Filosofi Sunnah dan Semangat Belajar
Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menekankan bahwa berkuda adalah olahraga yang melatih keberanian, ketenangan, dan kerja sama antara manusia dengan hewan. Beliau juga memandang olahraga ini dari sudut pandang religi.
“Berkuda adalah sunnah Rasulullah SAW bagi laki-laki muslim,” ujar Prabowo. Menariknya, beliau membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk menguasai keahlian baru. “Saya sendiri baru mulai belajar menaiki kuda secara serius pada usia 52 tahun, dan itu membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar,” ungkapnya saat menerima kunjungan Gibran Rakabuming Raka di Hambalang pada Juni 2022 lalu.
Padepokan Garuda Yaksa: Fasilitas Kelas Dunia
Kedekatan Prabowo dengan dunia equestrian diwujudkan melalui fasilitas lengkap di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Bogor. Di sana, terdapat arena indoor bertaraf internasional yang juga menjadi markas bagi Nusantara Polo Club.
Klub ini didirikan dengan visi melahirkan atlet-atlet polo berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Di fasilitas ini pula, Prabowo merawat puluhan ekor kuda unggulan, termasuk jenis asal Portugal yang dikenal memiliki kecerdasan serta ketangkasan tinggi untuk kompetisi polo dan ketangkasan.
Syarat Menjadi Sespri: Harus Bisa Berkuda?
Hobi mendalam ini juga dirasakan oleh orang-orang terdekatnya, termasuk Sekretaris Pribadi (Sespri) Prabowo, Agung Surahman. Melalui unggahan di media sosialnya, Agung menceritakan bahwa kecintaan Prabowo pada kuda sudah menjadi rahasia umum sejak lama.
Bahkan, kemampuan berkuda menjadi salah satu hal yang diperhatikan saat proses seleksi staf pribadinya. “Bahkan saya sendiri saat seleksi Sespri ditanya, ‘Apakah kamu bisa berkuda?'” kenang Agung menceritakan pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan tim Prabowo.









