Atlet berkuda muda Indonesia, Teuku Rifat Renanda Harsya, kembali mencuri perhatian publik. Tampil impresif di ajang Asia Pasifik, Teuku Rifat sukses membawa pulang gelar juara pada cabang Equestrian.
Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Teuku Rifat menunjukkan kualitasnya dengan mengungguli 10 pesaing dari berbagai negara dan berhasil memboyong medali emas.
Ia memastikan dirinya berada di podium tertinggi dalam Asia Pacific Riding Association (APRA) Championship yang digelar pada 24–28 Februari 2026 di Pattaya, Thailand.
Terjatuh saat Bertanding
Sebelumnya, Rifat juga mendapatkan dua medali emas dalam cabang berkuda Equestrian pada PON Aceh–Sumatera Utara 2024.

Namun, di balik kesuksesannya meraih medali di berbagai kompetisi, ternyata Rifat sempat mengalami momen menegangkan.
Ia terjatuh saat berlaga dalam ajang FEI CSIs pada 2025 silam hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
“Iya (jatuh) tapi udah terlatih juga dari banyak pengalaman,” ungkap Rifat dalam unggahan di akun Instagram miliknya.
Kunci Sukses Raih Medali
Rifat pun membeberkan soal kunci utama yang membantunya kembali bangkit hingga mampu meraih medali.
Rifat menekankan pentingnya memilik mental yang kuat. Ia belajar untuk tidak larut dalam rasa takut setelah insiden.
“Coba terbiasain terus sih, kalau misalnya ada hari yang buruk, yang lagi nggak enak atau apa, lupain aja sih, tetap fokus aja apa yang bisa diperbaiki dan jalani hari esoknya,” lanjut Rifat.
Kini, pengalaman jatuh hingga kembali berdiri di podium menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk mentalitasnya sebagai atlet.
Rifat membuktikan bahwa kegagalan dan insiden di lapangan bukan akhir dari segalanya, melainkan proses untuk tumbuh lebih matang.
Dengan semangat dan fokus yang terus dijaga, ia optimistis dapat terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.









