PORDASI resmi membuka seleksi atlet berkuda disiplin show jumping untuk mewakili Indonesia dalam ajang internasional AEF/Mantena Cup CSI1-B Tashkent 2026 yang akan berlangsung di Tashkent, Uzbekistan pada 23–25 April 2026 mendatang.
Seleksi ini menjadi momentum penting bagi atlet nasional untuk menembus level Asia, terlebih kompetisi yang akan diikuti menggunakan sistem borrowed horse (kuda pinjaman), di mana atlet dituntut mampu beradaptasi cepat dengan kuda yang belum pernah ditunggangi sebelumnya.
Proses seleksi akan digelar bersamaan dengan ajang Patriot Equestrian Festival & Kartini Cup 2026 pada 9–12 April 2026 di HUB Indonesia. Adapun kelas yang dijadikan parameter seleksi adalah Jumping 120–125 cm Open, yang dikenal sebagai kelas kompetitif dengan tingkat kesulitan tinggi.
Dalam unggahan resminya, PORDASI mengajak para atlet untuk mempersiapkan diri dan memanfaatkan peluang ini sebagai langkah menuju panggung internasional, demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia.
Adapun persyaratan utama bagi peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 12 tahun. Nantinya, atlet yang lolos seleksi akan berlaga di dua kategori, yakni 110 cm Individual Competition dan 115 cm Individual Competition di Uzbekistan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PORDASI juga akan memfasilitasi kebutuhan keberangkatan atlet terpilih. Di mana akan difasilitasi tiket pesawat pulang pergi bagi atlet terpilih.
Langkah ini menegaskan komitmen PORDASI dalam membuka akses lebih luas bagi atlet berkuda Indonesia untuk bersaing di level internasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan menuju kompetisi global.
Pendaftaran dan informasi lebih lanjut terkait seleksi ini dapat diperoleh melalui kontak resmi panitia, termasuk melalui Jupri Mardi sebagai pihak yang ditunjuk oleh penyelenggara.
Dengan dibukanya seleksi ini, peluang bagi rider Indonesia untuk tampil di panggung Asia semakin terbuka lebar, sekaligus menjadi batu loncatan menuju kompetisi yang lebih tinggi di masa depan.









