“Udah siap tanding min lawan kana eclipse,” tulis Ade Setiawan dalam unggahan media sosialnya sambil menyebut akun komunitas balap kuda Indonesia.
Kemeriahan Jateng Derby 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga menyisakan cerita menarik yang datang dari Streamer papan atas Ade Setiawan.
Perjalanan kecil ini bermula saat Mas Ade panggilan akrabnya, diminta untuk melakukan re-stream pada pertandingan berkuda bergengsi yang diadakan oleh IHR (Indonesia Horse Racing), beberapa waktu lalu.
Saat itu, Ade mengaku baru pertama kalinya menonton dan mengomentari jalannya pertandingan berkuda.
“Ini pengalaman baru bagi saya untuk menganalisa kuda dan stable di Indonesia. Pengalaman yang seru dan mengejutkan, khususnya karena respons dan keterlibatan netizen dalam re-streaming,” katanya.
Siapa sangka dari sekadar ingin merasakan pengalaman seru saat melakukan re-stream pertandingan berkuda, berubah menjadi keinginan untuk mencobanya secara langsung.
Dilihat dalam tayangan live stream yang diunggah di kanal YouTube miliknya pada Jumat (6/3), membuktikan rasa ingin tahu itulah yang akhirnya membawanya ke arena latihan berkuda di kawasan Depok.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi, gaya khas Ade sebagai streamer tetap terasa.

Dalam siaran langsungnya, ia terlihat menyapa penontonnya dengan senda gurau sambil sesekali mendiskusikan dunia berkuda.
Namun begitu tiba di arena, keseriusannya terlihat jelas, ia mulai memperhatikan instruksi dasar dari pelatih dan mencoba memahami ritme gerak kuda yang ditungganginya.
Ade juga tampak antusias mempelajari posisi duduk serta cara mengendalikan tali kekang.
Tak sampai di situ, Ia bahkan sempat membahas bagaimana cara menjaga keseimbangan tubuh saat kuda berjalan, sesuatu yang ternyata jauh berbeda dibanding sekadar menggerakkan karakter game di layar.
Jika dilihat dari sudut pandang yang lebih teknis, pengalaman berkuda memang bukan hal sederhana. Kegiatan tersebut membutuhkan koordinasi tubuh yang kompleks antara pengendara dan hewan.
Meski penuh tantangan, tak menghentikan minat, khususnya generasi muda untuk mencoba hal baru, fenomena ini juga menunjukkan bagaimana konten digital, streamer, dan komunitas digital dapat memengaruhi minat seseorang terhadap sesuatu.
Bagi Ade sendiri, pengalaman di Jateng Derby 2026 menjadi hal tak terduga.
Dari melakukan pekerjaan sebagai streamer, kini ia justru menemukan hobi baru. Pada akhirnya bukan tidak mungkin arena berkuda suatu hari akan dipenuhi penonton baru, yang dulu nya hanya menonton dari layar.









