“…dan pertandingan malam hari akan menjadi hal menarik untuk terus dikembangkan yang akan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet.”
HUB Indonesia menggelar kejuaraan berkuda dengan tema “Night Competition” atau pertandingan malam hari bertajuk Ramadhan Cup yang digelar pada 6-8 Maret 2026 di kawasan Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Adapun event pembinaan atlet berkuda tersebut sengaja digelar untuk mengisi jadwal kompetisi berkuda equestrian yang libur panjang di bulan puasa, dengan tujuan agar program-program pembinaan atlet berkuda tetap berjalan.
Sebagai informasi, ajang Ramadhan Cup dikuti oleh 62 ekor kuda dan kurang lebih 200 entri peserta, dengan menggelar pertandingan dari nomor-nomor dressage dan show jumping.
Pertandingan dimulai pada Jumat (6/3/2026) dengan menyelenggarakan 9 kelas show jumping mulai dari ketinggian lompatan 30 cm hingga 95 cm.
Berlanjut ke hari Sabtu (7/3/2026), yang diisi dengan 5 kelas pertandingan dressage mulai dari kelas walk trot 3 hingga preliminary, kejuaraan ditutup pada Minggu (8/3/2026) dengan mempertandingkan 8 kelas show jumping mulai dari ketinggian lompatan 40 cm hingga 100 cm.
Anto Waskito, bos Kudanagara Equestrian menjelaskan, bahwa Ramadhan Cup yang bersegmen pembinaan atlet sangat tepat bagi kalangan atlet-atlet berkuda pendatang baru dan yang belum berpengalaman.
Namun begitu, Anto juga mengapresiasi hadirnya atlet-atlet berkuda profesional tingkat nasional di kejuaraan tersebut yang membuat jalannya pertandingan menjadi semakin kompetitif.
“Pertandingan-pertandingan berjalan cukup kompetitif dan hasilnya akan menjadi kontribusi dalam pengembangan dan pembinaan olahraga berkuda equestrian,” ungkapnya, Selasa (10/3/2026).
Terkait dengan tema “Night Competition”, Anto merasa hal tersebut sebagai pengalaman menarik yang wajib untuk lebih dikembangkan ke depannya.
Pertandingan malam hari juga bertujuan untuk meningkatkan pengalaman para atlet berkuda untuk siap bertanding dalam kondisi berbeda yang umumnya pertandingan dlaksanakan pada siang hari.
“Bagi kami, pertandingan di malam hari bukanlah suatu kendala, karena selama ini atlet-atlet kami sudah terbiasa berlatih di malam hari, dan pertandingan malam hari akan menjadi hal menarik untuk terus dikembangkan yang akan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet,” imbuhnya.









