Hitung mundur menuju Ramadhan Cup 2026 resmi memasuki H-2. Arena berkuda di kawasan Jatisampurna, Bekasi, bersiap menyambut ratusan rider dari berbagai daerah yang akan meramaikan salah satu agenda awal musim kompetisi tahun ini.
Venue yang digunakan adalah milik Hub Indonesia, fasilitas yang dalam dua tahun terakhir mengalami transformasi signifikan menjadi salah satu pusat equestrian baru di wilayah penyangga ibu kota.
Perbaikan footing arena, tata kelola stable, hingga sistem pencahayaan menjadi bagian dari peningkatan standar penyelenggaraan.
Panitia menyebutkan bahwa pendaftaran peserta telah resmi ditutup dan jumlah entry melampaui ekspektasi awal.
Saat ini, fokus penyelenggara tertuju pada pelaksanaan technical meeting guna memastikan seluruh rider memahami regulasi, jadwal kelas, serta standar keselamatan yang berlaku.
Ramadhan Cup 2026, yang rencananya digelar pada 6-8 Maret, akan menjadi ajang pembuka atmosfer kompetisi menjelang musim padat pertengahan tahun.
Selain menjadi ruang silaturahmi komunitas, kejuaraan ini juga menjadi tolak ukur kesiapan atlet muda menghadapi kalender nasional 2026.
Beberapa kelas tercatat paling diminati, terutama kategori 70–90 cm yang selama ini menjadi jalur pembinaan atlet junior dan amateur.
Kelas ini kerap dipadati peserta karena menjadi tahap penting dalam proses peningkatan jam terbang dan mental bertanding.
Sementara itu, kelas 120 cm diprediksi menjadi magnet utama dari sisi prestise.
Di level ini, rider dan kuda dituntut menunjukkan kombinasi teknik, kontrol ritme, serta akurasi lompatan yang lebih presisi.
Menurut beberapa sumber, Ramadhan Cup dalam beberapa edisi terakhir konsisten menarik partisipasi klub-klub besar dari Jabodetabek dan Jawa Barat.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa Bekasi kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu titik pertumbuhan olahraga berkuda nasional.
Transformasi Hub Indonesia menjadi venue kompetitif dinilai menjadi faktor pendorong utama.
Dengan akses yang relatif mudah dan fasilitas yang semakin memadai, lokasi ini perlahan membangun reputasi sebagai arena alternatif di luar pusat-pusat Equestrian tradisional.
Memasuki H-2, persiapan teknis terus dimatangkan, mulai dari pengaturan jadwal pertandingan hingga pengecekan ulang rintangan dan standar keamanan arena.
Panitia berharap pelaksanaan berjalan lancar dan mampu menjadi pembuka musim yang kompetitif sekaligus kondusif.
Jika tak ada perubahan, ratusan pasang kuda dan rider akan mulai memasuki arena Jatisampurna dalam hitungan hari.
Ramadhan Cup 2026 pun bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum pembuktian kesiapan venue dan geliat equestrian Bekasi di awal tahun.









