Tokoh olahraga berkuda Indonesia, Dr. Adinda Yuanita, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Ia secara resmi terpilih sebagai penerima beasiswa Association of Summer Olympic International Federations (ASOIF) Women’s Leadership Programme 2026, mewakili Indonesia dan Federasi Ekuestrian Internasional (FEI).
Terpilihnya Adinda ditandai dengan undangan resmi ke Markas FEI di Lausanne, Swiss, pada 31 Maret 2026.
Dalam lawatannya tersebut, ia berkesempatan meninjau kantor pusat FEI sekaligus melakukan diskusi strategis dengan Mr. Ingmar De Vos, yang menjabat sebagai Presiden FEI sekaligus Ketua ASOIF.
Program kepemimpinan bergengsi tingkat dunia ini menghimpun 40 pemimpin global dari 27 federasi internasional yang berbeda.
Menariknya, dari seluruh negara anggota FEI, hanya dua perwakilan yang berhasil lolos seleksi program ini, yakni perwakilan dari Amerika Serikat dan Indonesia.
Pihak Equinara melalui unggahan resmi, mereka turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian bersejarah ini.

“Selamat kepada Dr. Adinda Yuanita atas undangan dan terpilihnya sebagai penerima beasiswa ASOIF Women’s Leadership Programme 2026,” tulis pernyataan resmi Equinara.
Terpilihnya Adinda di panggung global ini didukung oleh rekam jejaknya yang solid.
Ia tercatat telah berkecimpung selama lebih dari 20 tahun dalam pengembangan olahraga berkuda dan memiliki kontribusi lebih dari satu dekade di Gerakan Olimpiade.
Dedikasinya di tingkat nasional pun terbukti nyata.
Sejak tahun 2015, Adinda memegang peran penting sebagai Anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia dan pernah bertugas sebagai Wakil Chef de Mission (CdM) untuk Kontingen Tim Indonesia.
Pihak lembaga menilai pencapaian ini adalah buah dari konsistensi panjang Dr. Adinda.
“Kesempatan ini mencerminkan perjalanan dedikasi dan pengabdian yang berkelanjutan dalam olahraga,” sambung pihak Equinara.
Berbekal pengalaman strategis tersebut, partisipasi Adinda dalam program ASOIF diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan regulasi dan kepemimpinan olahraga di Tanah Air.











