”Target saya di tahun 2026 ini, saya ingin mendalami lagi ilmu berkuda, khususnya di disiplin show jumping (lompat rintang) dan dressage (tunggang serasi),”
Muhammad Fatih Farhat, salah satu rider muda berusia 20 tahun asal Nusaibah Stable Kota Berau, ini terus menunjukkan komitmennya untuk memajukan dunia equestrian di Kalimantan Timur.
Setelah mengukir beberapa prestasi di cabang Horseback Archery (HBA), pemuda yang akrab disapa Farhat ini siap melakukan lompatan besar di tahun 2026 sembari menyuarakan aspirasi penting bagi kemajuan olahraga berkuda daerah.
Perjalanan Farhat di dunia perkudaan terbilang inspiratif. Memulai langkah pada tahun 2023 saat masih duduk di kelas 2 SMA, Farhat mengawali kariernya dari bawah dengan membantu di stable sebagai groom atau perawat kuda, sebelum akhirnya memberanikan diri untuk belajar menunggangi kuda.
Kerja kerasnya terbayang lewat deretan prestasi gemilang, mulai dari Juara 2 pada kompetisi HUT Kodim Mulawarman Balikpapan, hingga sukses menembus posisi Juara 4 di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORNAS VIII di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Memasuki usia 20 tahun, Farhat tidak mau berpuas diri di zona nyaman. Di tahun 2026 ini, ia telah menetapkan target baru untuk memperluas keahliannya di luar panahan berkuda.
”Target saya di tahun 2026 ini, saya ingin mendalami lagi ilmu berkuda, khususnya di disiplin show jumping (lompat rintang) dan dressage (tunggang serasi),” ujar Farhat kepada Berkudanews.
Langkah ini ia ambil demi memuluskan impian besarnya untuk menjadi atlet nasional dan memiliki stable mandiri di masa depan.
Sebagai rider muda yang merasakan langsung dinamika perkembangan olahraga ini dari bawah, Farhat juga menaruh harapan besar bagi ekosistem berkuda di daerahnya.
Ia berharap olahraga equestrian ke depannya bisa jauh lebih berkembang pesat. Secara khusus, Farhat memberikan catatan penting bagi pengurus persatuan olahraga berkuda di daerahnya agar lebih peka terhadap potensi-potensi lokal yang ada.
”Untuk Pordasi daerah, khususnya Pordasi Kalimantan Timur, saya harap ke depannya bisa lebih memperhatikan atlet-atletnya yang memang sangat membutuhkan perhatian, pembinaan, dan bimbingan lebih lanjut,” imbuhnya.










