Bagi sebagian besar atlet muda, memenangkan kompetisi adalah tujuan akhir. Namun bagi Aisha Hafidza Fajri, prestasi di podium hanyalah langkah awal dari kecintaannya yang mendalam terhadap dunia berkuda.
Gadis yang baru menginjak usia 14 tahun ini memiliki mimpi besar yakni membawa nama Indonesia ke kancah internasional.
Namun, yang menarik adalah pandangannya jauh ke depan, saat ditanya mengenai masa depannya setelah tidak lagi menjadi rider aktif, Aisha secara spesifik menyebutkan ketertarikannya pada horsemanship.
”Saya ingin terjun langsung ke dunia horsemanship, mulai dari memelihara, melatih, hingga melakukan breeding kuda sendiri,”
ujar kepada Berkudanews, Kamis (14/5/2026).
Aisha juga berharap agar olahraga berkuda equestrian di Indonesia semakin diminati oleh masyarakat luas, sehingga ekosistem olahraga ini dapat berkembang lebih maju.
Dengan dedikasinya saat ini, Aisha tidak hanya berlatih untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk kemajuan olahraga berkuda nasional.
“Tahun 2026 ini mau terus meningkatkan skill berkuda, mencoba dan belajar hal-hal baru di berkuda,” kata dia.






