“Memang dari awal karena Kastilia itu kuda muda, jadi emang target saya itu untuk mendapatkan jam terbang, dan melatih kudanya memiliki target untuk menyelesaikan Course terlebih dahulu,”
Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open 2026 Jumping Competition berjalan dengan antusias yang tinggi, melibatkan lebih dari 1.100 peserta yang berpartisipasi mulai Sabtu (9/5/2026) dan Minggu (10/5/2026).
Kejuaraan berkuda bersegmen pembinaan dan prestasi atlet tersebut mempertandingkan kelas jumping mulai dari ketinggian lompatan 30-50cm hingga 130-140cm.
Membludaknya peserta yang hadir membuat Arthayasa Stable sebagai penyelenggara harus menggunakan dua venue pertandingan yakni Arena Galuh dan Indoor Sumedang Larang.
Pertandingan tersebut juga menjadi ajang persaingan baik bagi para atlet berkuda senior dan junior.
Atlet Berkuda Equestrian DKI Jakarta, Teuku Rifat Renanda Harsya (17) dan Aisha Maydina Hakim (14) turut mengikuti Arthayasa Open 2026 Jumping Competition.
Diketahui, Rifat memenangkan medali perak di kelas 110 cm dengan kuda Tres Chique.
Sementara, Aisha memenangkan juara 2 di kelas 110 cm bersama kudanya yakni Jeedina V yang berumur 14 tahun.
Rifat mengatakan, bahwa dirinya juga mengikuti kelas 130-140 cm dengan kuda muda bernama Kastilia, yang pertama kali tanding dikelas tersebut.
“Memang dari awal karena Kastilia itu kuda muda, jadi emang target saya itu untuk mendapatkan jam terbang, dan melatih kudanya memiliki target untuk menyelesaikan Course terlebih dahulu,” katanya dikutip dari unggahan Instagram teukurifatofficial, yang diliat pada Selasa (12/5/2026).
Rifat juga berkata, akan mempersiapkan dirinya dengan matang untuk bertanding di Piala Gubernur pada Juni 2026 mendatang.
“Yang pasti terus berlatih agar saya bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Disisi lain, Aisha juga bercerita jika ia merasa sangat senang dapat mengikuti pertandingan walau sempat mengalami sedikit kendala.
“Akhirnya alhamdulilkah dilancarkan juga dengan pelatihan yang sangat maksimal, akhirnya bisa dapat,” tutur dia.
Anak sulung Irfan Hakim pun mengungkapkan keinginannya, untuk terus mengikuti pertandingan skala nasional maupun internasional.
Aisha juga mempunyai target kedepannya, yakni mengikuti ajang di PON 2028.
“Pastinya setelah lomba ini akan latihan terus tiap minggu dengan course dan linenya yang mungkin sulit, agar nanti saat piala gubernur sudah siap seratus persen,” tutupnya.







