“Tapi pasti di atas Rp100 [juta]. Dekat-dekat Rp200 juta-Rp600 juta. Itu juga kadang kuda yang belum lari (belum turun ke pacuan), segitu diambilnya,”
Bagi para penikmat pacuan kuda, angan-angan untuk memiliki seekor kuda pacu mestinya pernah terbersit di kepala.
Namun, jual-beli kuda pacu masih belum jadi aktivitas yang umum dilakukan. Berbeda pula dengan di sejumlah negara yang punya lelang untuk kuda pacu, transaksi para jagoan lintasan masih jadi konsumsi hanya sebagian kecil orang.
Menurut pemilik Bendang Stable, Mario Bahar mengatakan untuk kuda muda, di bawah dua tahun, harganya tembus ratusan juta rupiah. Banderol harga kuda tersebut biasanya juga untuk kuda yang berusia kurang dari dua tahun, dan biasa belum pernah menjajal lintasan pacu.
“Tapi pasti di atas Rp100 [juta]. Dekat-dekat Rp200 juta-Rp600 juta. Itu juga kadang kuda yang belum lari (belum turun ke pacuan), segitu diambilnya,” ujar Mario dikutip Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut menurut Mario, harga tersebut hanya patokan awal. Sebab, ada sangat banyak faktor yang bisa mempengaruhi harga kuda.
“Orang mungkin lihat dari konformasi tubuhnya, dari posturnya, terus dari genetiknya dan darahnya,” kata dia.
Tak ketinggalan, pembeli ada juga yang melihat detail seperti postur kuda saat berlari sampai dengan cara kuda itu berlari. Kumpulan semua faktor-faktor itu yang kemudian membentuk harga awal kuda itu.
Mario menyampaikan, pemilik kuda juga cenderung enggan melepas kuda pacu andalannya. Namun, pembeli yang keras kepala, biasanya akan memberi penawaran yang sulit ditolak.
“Itu tergantung pembelinya sih biasanya. Jadi kan kadang-kadang kalau owner kuda itu engga jual kudanya. Tapi biasa pembelinya yang maksa, akhirnya harganya itu lebih mahal dari biasanya,” imbuh dia.
![[13:52, 5/6/2026] Alfian Warkot (Ambon Berkuda): Ilustrasi Dokumentasi Facebook Pariwisata Jawa Tengah Berikut Hasil Drawing Triple Crown Serie II, Gantian Nara Eclipse Tantang Maxi of Khalim Maxi of Khalim akan menghadapi 11 kuda unggul lainnya di Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 pada Minggu (10/05/2026) mendatang. Kana Eclipse yang sebelumnya kalah tipis di Triple Crown Serie 1 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, 4 April lalu, akan digantikan oleh saudaranya, Nara Eclipse di pacuan 1.600 m ini. Selain Nara, Maxi juga akan meladeni lagi tantangan Monochrome, Milea Guti, Sir Orbit, Suntora Berjaya (dh. Suntora Nagari), dan Cassius Warrior. Aurora of Khalim juga akan tetap setia mendampingi Maxi dalam race kali ini. Selain Nara Eclipse, akan ada Kin… [13:53, 5/6/2026] Alfian Warkot (Ambon Berkuda): Ilustrasi Dokumentasi Facebook Pariwisata Jawa Tengah](https://berkudanews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-13.52.38-75x75.jpeg)







